Jumat, 12 Februari 2021 - 10:36 WIB

Diduga Tak Terima Ditegur, Oknum Polisi Bartim Pukul Seorang ASN

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Diduga merasa tak terima ditegur saat bermain Futsal oknum Polisi anggota Polres Barito Timur melakukan pemukulan terhadap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu Lapangan Futsal yang ada di Kelurahan Tamiang Layang Kecamatan Dusun Timur, pada Rabu malam (10/2/21).

Terlapor atas nama inisial AN melakukan pemukulan kebagian wajah sebelah kiri bagian bawah mata menggunakan kepalan tangan kosong dengan disaksikan oleh 4 orang saksi.

Korban sudah melaporkan ke Polres Bartim dalam laporan pengaduan masyarakat nomor : Lap.Duan/01/II/2021/SIPROPAM, pelapor bermohon agar Kapolres Bartim menindak lanjuti pengaduan.

Korban pemukulan GAP (24) yang bekerja di salah satu kantor kecamatan menjelaskan, pada awalnya kita main futsal, seperti biasanya kita main-main santai ketawa – ketawa bersama orang-orang Sekwan dan juga Polres, jelasnya kepada awak media via Whatsapp. Kamis (11/2/21).

Pada saat bermain futsal seperti biasa, ketemulah sama si terlapor pada saat main, lalu si terlapor main dengan kasar sampai ada salah satu pemain terguling-guling dilapangan futsal saat itu.

Dan saya heran kenapa orang ini mainnya seperti ini, kita kan main biasa aja, tanya korban kepada salah satu teman yang ada dilapangan futsal yang juga sebagai saksi.

Waktu pertandingan sudah mau usai sekitar 5 menit, si terlapor menendang salah satu pemain lagi di lapangan, disitu korban posisinya sudah berada diluar lapangan futsal, tidak bermain lagi.

“Santai aja mas main biasa aja ini”, sapa korban dari luar Lapangan.

Terlapor langsung menatap korban dengan tatapan tajam seperti tidak terima dan ingin mengejar korban yang berada di luar lapangan, saat korban menegurnya.

Lalu terlapor keluar lapangan dan permainan juga langsung berakhir, saat itu terlapor ditahan oleh beberapa orang yang juga ada dilokasi saat ingin menemui korban.

Setelah itu korban duduk sambil ngobrol-ngobrol sama rekannya, secara tiba-tiba terlapor langsung menemui korban sambil berbicara kasar “Kenapa ikam kada terima kah” (Kenapa kamu tidak terima ya), kata terlapor pada korban dalam bahasa banjar.

“Dan langsung melakukan pemukulan ke wajah korban pada saat korban dalam posisi duduk”, papar korban.

Saat itu orang-orang yang ada dilokasi sudah meleraikan terlapor agar tidak melakukan tindakan yang tidak senonoh tersebut.

“Korban hanya diam saja tidak melakukan perlawanan dan juga tidak mengeluarkan kata-kata provokatif saat itu,” ujarnya

Rekan-rekan terlapor langsung meminta maaf pada korban “kami minta maaf, junior kami memang tidak bisa di kasih tahu dan kami sebagai senior malu melihat perlakuannya, terang rekan-rekan terlapor pada korban.

Setelah itu korban tetap diam saja, walaupun terlapor masih berteriak saat itu, korban tidak menanggapi dan langsung keluar dari lokasi.

“Saat korban keluar lokasi terlapor juga mengeluarkan kata hinaan terhadap korban dan terlapor ingin melakukan terjangan kepada korban, namun korban tidak menghiraukan hal tersebut.

Sepertinya terlapor ingin memancing korban dengan mengeluarkan kata-kata lagi “Apa ikam, IPDN mana ikam, berapa ikam IPDN itu” (apa kamu, IPDN mana kamu, berapa kamu IPDN itu) ucap terlapor pada korban saat korban ingin meninggalkan lokasi.

“Ini sudah beda permasalahan lagi, bukan masalah pribadi lagi, ini sudah melakukan penghinaan dan Pelecehan terhadap institusi saya, dan saya tidak melakukan pembalasan saya hanya membela kehormatan saya”, ucap korban.

Kapolres Bartim, AKBP Afandi Eka Putra, SH.,SIK., M.Pict saat di hubungi oleh awak media via whatzapps, pada Kamis (11/02/21), menanggapi kejadian tersebut dan menyampaikan,” Akan diproses secara prosedur, ” jawabnya singkat. (Boy)

Artikel ini telah dibaca 2803 kali

Baca Lainnya

Wabup Barut Tutup Acara Rapat Forum Perangkat Daerah

Muara Teweh, Kalteng, deliknews – Setelah sebelumnya dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Barito Utara (Barut),...

1 Maret 2021, 20:18 WIB

Brimob, TNI, Polres dan Pemda Gencar laksanakan Operasi Yustisi

Satbrimob Polda Aceh, Senin(/01/03/2021) Personel Kompi 4 Batalyon C Pelopor bersama TNI Koramil 04 Kuta...

1 Maret 2021, 17:14 WIB

Isu Suap Rp 2 M di Balik Buronan Interpol Rusia Kabur dari Imigrasi

Denpasar – Munculnya bau busuk akan isu suap Rp 2 miliar di balik kaburnya buronan...

Ilustrasi. (Foto: Deliknews.com)

1 Maret 2021, 17:07 WIB

Zulhardri Z. Latif Enggan Komentar Soal Pengembalian Uang Negara

Padang, – Soal pengembalian uang negara atas kelebihan pembayaran biaya perjalanan dinas ke Italia tahun...

Anggota DPRD Kota Padang Zulhardri Z. Latif (foto: kumparan.com)

1 Maret 2021, 15:41 WIB

Berkedok Toko Kosmetik, Penjual Tramadol dan Excimer Digerebek Polresta Tangerang

TANGERANG – Sebuah toko kosmetik di Kampung Bugel, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang...

1 Maret 2021, 10:12 WIB

Unand Diduga Pungut Uang Kuliah Mahasiswa Bidikmisi

Padang, – Kampus ternama Universitas Andalas (Unand) diduga melakukan pungutan atau penerimaan uang kuliah dari...

Kampus Universitas Andalas

1 Maret 2021, 09:07 WIB

loading...