Polsek dan Koramil Mauk Maksimalkan Posko PPKM Disiplinkan Masyarakat

- Editorial Staff

Rabu, 17 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Jajaran Polsek Mauk Polresta Tangerang Polda Banten dan Koramil 09 Mauk Kodim 0510 Tigaraksa memaksimalkan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro untuk mendisiplinkan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menerangkan, di daerah hukum Mauk yang membawahi 3 kecamatan, telah didirikan 27 Posko PPKM Berbasis Mikro. Wahyu merinci, Kecamatan Mauk ada 12 Posko PPKM Berbasis Mikro di 11 desa dan 1 kelurahan. Di Kecamatan Sukadiri dan 8 Posko PPKM Berbasis Mikro di 8 desa.

“Sedangkan di Kecamatan Kemiri ada 7 Posko PPKM Berbasis Mikro di 7 desa,” kata Wahyu, Selasa (16/2/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Wahyu, kegiatan yang dilaksanakan di Posko PPKM Berbasis Mikro diantaranya adalah membagikan masker kepada masyarakat. Selain itu, dalam setiap kegiatan, perangkat Posko selalu memberikan imbauan dan edukasi untuk masyarakat agar disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

Kegiatan lain yang dilakukan adalah melaksanakan Operasi Yustisi dan sosialisasi PPKM kepada masyarakat seperti yang dilakukan di Kelurahan Mauk Timur yang melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan lurah setempat.

“Kegiatannya membagikan masker kemudian mengimbau masyarakat agar melaksanakan 5M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas atau mengurangi aktivitas di luar rumah,” terangnya.

Wahyu berharap, keberadaan Posko PPKM Berbasis Mikro yang akan didirikan sampai dengan tingkat RT dapat mendorong masyarakat untuk tertib melaksanakan protokol kesehatan. Dengan demikian, upaya untuk menurunkan angka positif Covid-19 bisa diturunkan.

“Posko PPKM akan secara masif bergerak untuk mendisiplinkan masyarakat agar protokol kesehatan benar-benar dijalankan,” tandasnya.

Berita Terkait

Bahas Legalitas P3SRS, Warga Apartemen Pakuwon Jati Group di Tunjungan Plaza Gelar Sarasehan
Dirasa Mencekik, Pengusaha Periklanan Tolak Kenaikan Pajak Reklame
Mahasiswa ITS Ini Modifikasi Aspal dari Limbah Lumpur
Diakui BTN Sebagai Aset Pailit Sipoa, Area Drug Race di Tambak Oso Sepakat Ditutup.
Kerugian Akibat Dugaan Mafia Tanah Bos PT GFI Sangat Fantastis
Rumah Bos PT GFI Digeledah Kejati Babel Atas Dugaan Mafia Tanah
Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025
Terbukti Gelapkan Uang Teguh Kinarto Rp 336 Juta, Hakim Vonis Dwi Shanti 2 Tahun Penjara

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 18:28 WIB

Bahas Legalitas P3SRS, Warga Apartemen Pakuwon Jati Group di Tunjungan Plaza Gelar Sarasehan

Sabtu, 2 Maret 2024 - 09:04 WIB

Dirasa Mencekik, Pengusaha Periklanan Tolak Kenaikan Pajak Reklame

Jumat, 1 Maret 2024 - 09:59 WIB

Diakui BTN Sebagai Aset Pailit Sipoa, Area Drug Race di Tambak Oso Sepakat Ditutup.

Jumat, 1 Maret 2024 - 01:08 WIB

Kerugian Akibat Dugaan Mafia Tanah Bos PT GFI Sangat Fantastis

Jumat, 1 Maret 2024 - 01:04 WIB

Rumah Bos PT GFI Digeledah Kejati Babel Atas Dugaan Mafia Tanah

Kamis, 29 Februari 2024 - 22:56 WIB

Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:27 WIB

Terbukti Gelapkan Uang Teguh Kinarto Rp 336 Juta, Hakim Vonis Dwi Shanti 2 Tahun Penjara

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:45 WIB

Bupati Nisel Monitoring Pleno PPK Fanayama Dan Toma

Berita Terbaru