Operasi, Polresta Tangerang Amankan Ratusan Botol Miras dan 2 Motor Tanpa Surat

- Editorial Staff

Minggu, 28 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan Operasi Cipta Kondisi, Sabtu (27/2/2021) malam. Sasaran operasi yang dilaksanakan secara mobile ini adalah minuman keras (miras), narkoba, dan aksi balap liar.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menerangkan, personel yang diterjunkan pada Operasi Cipta Kondisi itu terdiri dari 25 personel Satuan Sabhara, 13 personel Satuan Lantas, 5 personel Satuan Reskrim, 5 personel Satuan Intelkam, dan personel Seksie Propam.

“Operasi Cipta Kondisi dilaksanakan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Tangerang,” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wahyu menjelaskan, pada kegiatan Operasi Cipta Kondisi itu, petugas mengamankan 66 botol miras atau minuman beralkohol dari berbagai jenis dan merek di sebuah warung jamu di Jalan Raya Cikupa Pasar Kemis, Kampung Teureup, Desa Sukaharja, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Kata Wahyu, petugas kembali mengamankan minuman keras dari berbagai jenis dan merek. Dari sebuah warung jamu di Jalan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, petugas mengamankan 192 botol minuman memabukkan.

“Dan di Jalan Raya Panongan, kami mengamankan 3 unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat resmi,” ujar orang nomor satu di Polresta Tangerang Polda Banten ini.

Wahyu melanjutkan, Operasi Cipta Kondisi juga untuk memastikan masyarakat disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Wahyu berharap, dengan kegiatan Operasi Cipta Kondisi itu, situasi keamanan terpelihara dan masyarakat tertib melaksanakan protokol kesehatan.

“Kegiatan patroli akan secara rutin kami laksanakan untuk memelihara kamtibmas,” tandasnya.

Berita Terkait

Bahas Legalitas P3SRS, Warga Apartemen Pakuwon Jati Group di Tunjungan Plaza Gelar Sarasehan
Dirasa Mencekik, Pengusaha Periklanan Tolak Kenaikan Pajak Reklame
Mahasiswa ITS Ini Modifikasi Aspal dari Limbah Lumpur
Diakui BTN Sebagai Aset Pailit Sipoa, Area Drug Race di Tambak Oso Sepakat Ditutup.
Kerugian Akibat Dugaan Mafia Tanah Bos PT GFI Sangat Fantastis
Rumah Bos PT GFI Digeledah Kejati Babel Atas Dugaan Mafia Tanah
Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025
Terbukti Gelapkan Uang Teguh Kinarto Rp 336 Juta, Hakim Vonis Dwi Shanti 2 Tahun Penjara

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 18:28 WIB

Bahas Legalitas P3SRS, Warga Apartemen Pakuwon Jati Group di Tunjungan Plaza Gelar Sarasehan

Sabtu, 2 Maret 2024 - 09:04 WIB

Dirasa Mencekik, Pengusaha Periklanan Tolak Kenaikan Pajak Reklame

Jumat, 1 Maret 2024 - 09:59 WIB

Diakui BTN Sebagai Aset Pailit Sipoa, Area Drug Race di Tambak Oso Sepakat Ditutup.

Jumat, 1 Maret 2024 - 01:08 WIB

Kerugian Akibat Dugaan Mafia Tanah Bos PT GFI Sangat Fantastis

Jumat, 1 Maret 2024 - 01:04 WIB

Rumah Bos PT GFI Digeledah Kejati Babel Atas Dugaan Mafia Tanah

Kamis, 29 Februari 2024 - 22:56 WIB

Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:27 WIB

Terbukti Gelapkan Uang Teguh Kinarto Rp 336 Juta, Hakim Vonis Dwi Shanti 2 Tahun Penjara

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:45 WIB

Bupati Nisel Monitoring Pleno PPK Fanayama Dan Toma

Berita Terbaru