Lisda Hendrajoni Apresiasi Langkah Presiden Cabut Perpres Investasi Miras

- Editorial Staff

Rabu, 3 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni menyatakan dukungan dan apresiasi kepada Presiden RI Joko Widodo, yang telah menarik Peratun Perpres terkait Investasi Miras. Menurut Lisda, Perpres yang sempat terbit tersebut,  bertentangan dengan ajaran agama Islam, serta dapat menimbulkan gejolak ditengah negeri.

“Saya mengapresiasi dan mendukung langkah Presiden RI, untuk menarik Perpres terkait Investasi Mirasi yang ramai diperbincangkan. Sebagai negara dengan penduduk Islam terbanyak di dunia, dengan dimunculkan Perpres ini,” ungkap Lisda di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Baca Juga :  Airlangga: Presiden Tak Akan Hadiri Kampanye Akbar Prabowo-Gibran

Tentunya akan sangat berdampak terhadap kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, terutama umat muslim. Karena dalam ajaran Islam, sehingga akan menimbulkan gejolak,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lisda menambahkan, pengaruh Perpres tersebut jika terus dilanjutkan, akan berdampak negatif bagi generasi muda Indonesia kedepannya.

“Generasi muda se-Indonesia akan menjadi korban nantinya, karena pihak perusahaan tentu lebih bebas melakukan promosi,” sambungnya.

Baca Juga :  Momen Jokowi Berjoget dengan Ojol di Vietnam

Menurut Lisda, terkait Investasi Miras tersebut, seyogyanya cukup melalui Perda Provinsi pada masing-masing daerah yang potensial, sehingga tidak memicu gejolak secara nasional.

“Meskipun mayoritas muslim, namun Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika. Dengan ini seharusnya cukup diatur melalui Perda pada masing-masing Provinsi. Kalau Perpres sifatnya akan menjadi Nasional, meskipun ada daerah-daerah khusus yang diatur, namun sebaiknya cukup melalui perda saja,” jelasnya.

Sebelumnya Pemerintah RI menerbitkan Peraturan Presiden No. 10 tahun 2021, tentang bidang penanaman modal. Namun pada Selasa (2/3) siang, Presiden Joko Widodo secara resmi mencabut kembali perpres tersebut melalui siaran resmi dari Kepresidenan.

Baca Juga :  Presiden Pastikan Timnas Peroleh Bonus, Nominalnya Rahasia

“Setelah mendengar berbagai masukan dari sejumlah Ulama dan Tokoh, serta ormas lainnya. Saya sampaikan, saya putuskan, lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru, dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol, saya nyatakan dicabut,” Ujar Joko Widodo dalam Video tersebut.

Berita Terkait

Warga Desa Majasem Sambut Gembira Pavingisasi Jalan Lingkungan Dari BK Tahun Anggaran 2023.
Bambang Pacul Tanya Kebocoran Putusan ke MK, Dijawab Hoaks
DPR Ancam Cabut Kewenangan MK Bila Putus Pemilu Tertutup
Mengenal Sosok Ketua PAN Gayo Lues, Caleg 2024 Dengan Semangat yang Tinggi
PETI Marak Lagi di Sumbar, Andre DPR RI Minta Kapolri Turun Tangan
Andre Komitmen Dorong Polri Berantas PETI di Sumatera Barat
PETI Ganggu Kamtibmas, Andre Langsung Telepon Kapolda dan Kapolri
Andre Minta Kapolri Tindak Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat

Berita Terkait

Senin, 19 Juni 2023 - 14:02 WIB

Warga Desa Majasem Sambut Gembira Pavingisasi Jalan Lingkungan Dari BK Tahun Anggaran 2023.

Rabu, 31 Mei 2023 - 18:35 WIB

Bambang Pacul Tanya Kebocoran Putusan ke MK, Dijawab Hoaks

Rabu, 31 Mei 2023 - 13:04 WIB

DPR Ancam Cabut Kewenangan MK Bila Putus Pemilu Tertutup

Minggu, 21 Mei 2023 - 14:37 WIB

Mengenal Sosok Ketua PAN Gayo Lues, Caleg 2024 Dengan Semangat yang Tinggi

Selasa, 9 Mei 2023 - 22:22 WIB

PETI Marak Lagi di Sumbar, Andre DPR RI Minta Kapolri Turun Tangan

Selasa, 9 Mei 2023 - 16:43 WIB

Andre Komitmen Dorong Polri Berantas PETI di Sumatera Barat

Minggu, 16 April 2023 - 19:17 WIB

PETI Ganggu Kamtibmas, Andre Langsung Telepon Kapolda dan Kapolri

Selasa, 11 Oktober 2022 - 19:59 WIB

Andre Minta Kapolri Tindak Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat

Berita Terbaru

Regional

Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025

Kamis, 29 Feb 2024 - 22:56 WIB

Regional

Bupati Nisel Monitoring Pleno PPK Fanayama Dan Toma

Kamis, 29 Feb 2024 - 10:45 WIB