Polres Gayo Lues Amankan Tersangka Transaksi Satwa Dilindungi

  • Whatsapp

Kepolisian Polres Gayo Lues, Provinsi Aceh berhasil mengamankan tersangka transaksi satwa yang dilindungi dalam kondisi mati. Pengamanan tersebut berlangsung di Hotel Ari Nauval, Kampung Jawa, pada Rabu (03/03/2021).

Pada penangkapan tersebut kepolisian mengamankan dua tersangka, yakni atas nama Suardin alias Sardin (laki-laki) Warga Desa Kenyaran Pantan Cuaca, dan Sidirman alias Onot bin Asim Efedi (ALM), (Laki-laki) warga Benteng Desa Pining, Kecamatan Pining.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K, MH. Menjelaskan, kronologis kejadian berdasarkan adanya laporan masyarakat, bahwa akan terjadinya transaksi jual beli satwa yang dilindungi sekira pukul 12:30 WIB.

Mendapat laporan tersebut, unit Resmob Satreskrim Polres Gayo Lues bersama tim Taman Nasional Gunung Leuser seksi wilayah II Blangkejeren, langsung melakukan penangkapan terhadap Suardin yang saat itu mebawa bagian tubuh satwa yang dilindungi, berupa Delapan buah kuku beruang madu, 11 buah tulang gigi, dan 4 buah taring beruang madu. Dari tangan Suardin polisi juga mengamankan, 1 buah tanduk kijang, 4 buah tanduk kambing hitam, 1 buah tengkorak bagian atas, serta tulang-belulang beruang madu. Serta satu buah handphone merk Samsung sebagai barang bukti.

Berdasarkan informasi dari tersangka, bagian tubuh tersebut dipoleh dari tersangka Sudirman. Selanjutnya polisi mengatur pertemuan dengan tersangka.

Selanjutnya pertemuan berlangsung di Genting, Desa Uring, yang pada saat itu Sudirman turut membawa bagian tubuh satwa dilindungi, berupa, 20 buah taring beruang madu, 70 buah kuku, satu buah kulit harimau berukuran 5,5 Cm×3cm, 1 tumpuk kotoran harimau, satu unit Sepmor CB 150 Verza, serta satu unit handphone Mito warna hitam.

Berdasarkan keterangan tersangka, dirinya sering melakukan perburuan terhadap satwa yang dilindungi, dengan teknik jerat.

Pengembangan selanjutnya tim langsung menuju rumah tersangka Sudirman, di rumah tersangka kepolisian juga mendapatkan, 31 helai bulu burung Kuau raja, 1 gulung tali yang digunakan untuk menjerat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kini diamankan di Polres Gayo Lues.(Ali Sadikin)

 

Pos terkait

loading...