Polsek Pematang Karau Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Muru Duyung

- Editorial Staff

Minggu, 14 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bartim , Kalteng, deliknews – Kepolisian Resort (Polres) Barito Timur (Bartim), Kepolisian sektor(Polsek) Pematang Karau  menemukan mayat seorang kakek di sebuah kolam penampungan karet di desa Muru Duyung kecamatan Pematang Karau kabupaten Bartim, Sabtu (12/3/2021)

Berawal dari laporan masyarakat ke Bhabinkamtibmas bahwa telah ditemukan mayat seorang kakek di kolam penampungan karet di desa Muru Duyung Kecamatan Pematang Karau kemudian Personil Polsek Pematang Karau datang ke tempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan pengamanan dan olah tkp.

Setelah berhasil mengevakuasi korban yang bernama Darlen  berjenis kelamin laki-laki, berusia 65 tahun warga desa Lampeong kecamatan Pematang Karau. Kondisi korban saat ditemukan menggunakan baju warna loreng celana pendek biru tua tidak menggunakan alas kaki. Dan kondisi pada mulut korban mengeluarkan darah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Pematang Karau, Bripka Isa Ansari hasil dari keterangan pelapor yaitu Warniati istri korban sendiri. Dan dari keterangan para saksi lainya. Bahwa korban sebelumnya memberitahukan hendak mengantar karet ke kolam penampungan karet milik pelapor dan korban, yang  berjarak sekitar 30 meter dari pondok mereka. Seteleh 30 menit korban tidak kembali kemudian pelapor menyusul korban kepenampungan karet milik mereka dan pelapor menemukan korban dalam posisi tertelungkup sudah meninggal dunia.

Setelah kordinasi dengan dokter jaga Puskesmas Bambulung, dr.Prangki dugaan awal korban mengalami sakit jantung.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bartim, AKBP. Affandy Eka Putra, SH, SIK, M.PICT melalui Kepala Kepolisian sektor (Kapolsek) Pematang Karau, Ipda. Pol. Rochman Hakim, S.H mengatakan pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan tentang peristiwa penemuan mayat ini.

“Selain itu kami mengimbau kepada warga agar segera meninggalkan tempat agar tidak terjadi kerumunan di tempat tersebut, demi untuk meghindari Penularan Covid-19 yang sedang mewabah hingga sekarang,” tutupnya.(ruhui)

Berita Terkait

Rektor UP Bantah Tak Ada Bukti dan Saksi Soal Pelecehan Seksual
Kak Seto: Pelaku Bullying di SMA Binus Harus Diproses Melalui Peradilan
20 Petugas KPPS Meninggal Dunia Peroleh Santunan dari KPU
Desta Sayangkan Anak Vincent Terlibat Bullying
Lagi, Anggota KPPS Meninggal Dunia
Menyeramkan, Mahasiswi Diperkosa di Deli Serdang
Petugas KPPS Sumenep Meninggal, Ngaku Muneg-Muneg
Timses Caleg Datang, Minta Uang Dikembalikan

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 09:45 WIB

Rektor UP Bantah Tak Ada Bukti dan Saksi Soal Pelecehan Seksual

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:20 WIB

Kak Seto: Pelaku Bullying di SMA Binus Harus Diproses Melalui Peradilan

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:15 WIB

20 Petugas KPPS Meninggal Dunia Peroleh Santunan dari KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:20 WIB

Desta Sayangkan Anak Vincent Terlibat Bullying

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:05 WIB

Lagi, Anggota KPPS Meninggal Dunia

Rabu, 21 Februari 2024 - 20:30 WIB

Menyeramkan, Mahasiswi Diperkosa di Deli Serdang

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:05 WIB

Petugas KPPS Sumenep Meninggal, Ngaku Muneg-Muneg

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:00 WIB

Timses Caleg Datang, Minta Uang Dikembalikan

Berita Terbaru