Warga Keluhkan Lambatnya Pemkab Malaka Bersihkan Jalan Jalur Kleseleon – Besikama

- Editorial Staff

Rabu, 7 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaka, NTT, deliknews –  Warga mengeluhkan sedimen bercampur lumpur kiriman banjir sungai Kali Benenai menutupi akses jalan jalur Kleseleon – Besikama belum dibersihkan oleh pihak pemerintah Kabupaten Malaka NTT.

Lambannya pembersihan sedimen bercampur lumpur di atas jalan aspal jalur Kleseleon, Kecamatan Weliman menuju Besikama kecamatan Malaka Barat, sangat menghambat akses jalan warga dan akses bantuan pada warga korban bencana banjir di beberapa desa yang terendam Banjir.

PJ Bupati Malaka, Viktor Manek. S. Sos. M.Si mengatakan pembersihan sedimen bercampur lumpur di jalan jalur Kleseleon menuju Besikama sudah saya sampaikan pada Binamarga di PUPR untuk melakukan pembersihan. Kata PJ. Bupati Malaka Viktor Manek. S. Sos. M.i. di Rumah Jabatan Jumat 7/4/2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait sedimen bercampur lumpur yang menutupi aspal di jalur Kleseleon menuju Beseikam itu tetap dibersihkan. Akan tetapi eksalator milik pemerintah sementara digunakan untuk penguburan bangkai ternak, supaya tidak terjadi volusi udara (bau busuk) menyebar ke Masyarakat” ujar
Viktor Manek. S. Sos. M.Si.

Ditempat berbeda, Kapela Bidang Bina Marga, Lorens Haba. S.Pd. MM saat ditemui deliknews Betun Rabu 7/4/2021 mengatakan jalur Kelseleon – Besikama itu sebenarnya sudah dibersihkan. Namun, ekskalator mini milik pemerintah Kabupaten Malaka di PUPR, sementara digunakan menggali lobang untuk menguburkan bangkai ternak yang mati. Pembersihan sedimen bercampur lumpur di jalan jalur Kleseleon menuju Besikam kita harus minta bantuan sama pengusaha yang memiliki Loder di sebelah jembatan Benenai. Sebab eksalator tidak bisa melintas lewat jembatan yang sudah miring dratis.

“Untuk pembersihan sedimen bercampur lumpur di atas aspal itu, kita dari pihak pemerintah tidak lamban. Akan tetapi perlu kita pahami bersama, bahwa sementara kita urus yang sangat krusial. Itulah yang harus di dahulukan” ungkap Lorens Haba. S.Pd. MM

Kita mengutamakan itu mengevakusi warga dari jebakan banjir. Selanjutnya kita mendroping makan dan minum ke warga yang terdampak banjir. Bisa juga membatu pakaian yang layak pakai untuk mereka yang di tempat pengungsian, tutup Lorens.(Dami Atok)

Berita Terkait

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran
Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih
Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh
BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:19 WIB

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:59 WIB

Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:18 WIB

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:21 WIB

BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Berita Terbaru

Regional

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Feb 2024 - 12:18 WIB