Angin Puting Beliung Robohkan Rumah Warga Desa Bantala Kec Lewolema Kabupaten Flores Timur

  • Whatsapp

Larantuka, NTT, deliknews – Hujan lebat disertai angin puting beliung merobohkan dua unit rumah milik warga Desa Bantala kecamatan Lewolema Kabupaten Flores Timur, Minggu 4 April 2021.

Hujan lebat disertai angin puting beliung yang terjadi di Flores Timur tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun salah satu warga desa Bantala, Stanis Wekin telah kehilangan harta benda akibat tertindih reruntuhan bangunan dan kerugian diperkirakan mencapai kisaran sebesar jutaan rupiah.

Stanis Wekin saat dihubungi di lokasi kejadian, Minggu 4/4/2021 mengatakan hujan terjadi sejak kemarin hingga malam hari. Tidak ada firasat sedikitpun jika akan terjadi musibah seperti ini yang menimpa rumah saya.

“Kejadian sekitar pukul 04.00 witeng saat saya terlelap tidur. Tiba – tiba terdengar suara gemuruh angin kencang. Ironis saat saya terbangun rangkaian atap rumah miliknya roboh tertindis lemari, pintu, mesin mebel kayu, atap seng berterbangan entah kemana” ujar Stanis

Lanjutnya, menambahkan musibah ini terjadi yang kedua kali di tahun ini menimpa saya. Bulan lalu bencana longsor memporak – porandakan perkebunannya namun sampai sejauh ini belum ada tindak lanjut dari pihak pemerintah Kabupaten flores Timur tentang kerugian akibat bencana longsor perkebunan masyarakat desa Bantala.

Di tempat berbeda, Sekretaris Desa Bantala, Paul Kelen saat dihubungi wartawan membenarkan robohnya satu unit rumah dan satu rumah tertindis pohon akibat terkena angin puting beliung.

“Musibah angin puting beliung tersebut pertama kalinya terjadi di wilayahnya. Untuk selanjutnya kami dari pihak pemerintah Desa Bantala akan melakukan identifikasi guna melakukan koordinasi dan melaporkan hal ini kepada instansi terkait” ujar Paul Kelen.

Atas kejadian tersebut ini saya berharap kepada korban untuk tetap sabar dan tabah serta berdoa semoga pengajuan terkait musibah ini kepada instansi terkait segera ditindak lanjuti, pungkasnya. (st/jati)

Pos terkait

loading...