Mulai Hancur, Proyek BPPW Sumbar Ini Diduga Kurang Pengawasan

- Editorial Staff

Kamis, 8 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Coran Proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kota Padang Kawasan Batang Arau terlihat mulai hancur, Senin (29/3/21)

Coran Proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kota Padang Kawasan Batang Arau terlihat mulai hancur, Senin (29/3/21)

Padang, – Proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kota Padang Kawasan Batang Arau di Kelurahan Seberang Palinggam dan Kelurahan Seberang Padang-Kota Padang diduga kurang pengawasan. Faktanya, pengerjaan sedang berlangsung, namun terlihat coran proyek itu sudah mulai hancur.

Proyek tersebut milik Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumbar Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR yang dilaksanakan oleh PT Bintang Milenium Perkasa, dengan pekerjaan nilai 8,3 miliar.

Baca juga: Polda Sumbar Akan Gelar Perkara Kasus Indikasi Kerugian Negara Dana Penanganan Covid-19

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BWS Sumatera V Diduga Lakukan Pembohongan Publik Areal Persawahan Pembangunan DI Kawasan Batang Bayang

Pada 29 Maret 2021 kemarin tim Deliknews.com mengunjungi lokasi pekerjaan untuk melakukan konfirmasi. Tim media mengonfirmasi Fajar yang dikabarkan sebagai pelaksana pekerjaan. Namun ketika ditanya, ia malah mengaku sebagai pengawas, dan untuk konfirmasi soal pekerjaan ia menyarankan untuk konfirmasi ke dinas PUPR saja.

Coran Proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kota Padang Kawasan Batang Arau terlihat mulai hancur, Senin (29/3/21)

Demi memaksimalkan kontrol sosial dan untuk kepentingan pemberitaan, Wartawan Deliknews.com menyurati Kepala BPPW Sumbar perihal permintaan salinan dokumen Gambar Kerja Detail, Rencana Kerja dan Syarat-syarat, Rencana Anggaran Biaya, dan Surat Perjanjian Kontrak Kerja atas pekerjaan tersebut, pada 31 Maret 2021.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak BPPW Sumbar belum menanggapi permintaan salinan dokumen yang disampaikan.

Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, telah mangatur kewajiban Badan Publik menyediakan, memberikan dan/atau menerbitkan Informasi Publik yang berada di bawah kewenangannya kepada Pemohon Informasi Publik, dan untuk memperoleh Informasi Publik didasarkan pada prinsip cepat, tepat waktu, dan biaya ringan.

Berita Terkait

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran
Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih
SMPN 1 Mapattunggul Tutupi Informasi Dana BOS hingga Disebut Tak Ada SPJ, Kabid SMP: Harus Dikelola Secara Terbuka
Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh
BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:19 WIB

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:59 WIB

Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 27 Februari 2024 - 15:14 WIB

SMPN 1 Mapattunggul Tutupi Informasi Dana BOS hingga Disebut Tak Ada SPJ, Kabid SMP: Harus Dikelola Secara Terbuka

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:18 WIB

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:21 WIB

BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Berita Terbaru

Regional

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Feb 2024 - 12:18 WIB