PKN Gayo Lues Minta Penegak Hukum “Sapu Bersih” Oknum yang Terlibat Dugaan Korupsi Karantina Hafiz

- Editorial Staff

Selasa, 27 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues-Perkumpulan Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Gayo Lues, Aceh mememinta aparat penegak hukum di ngeri Berjuluk Seribu Bukit dan  Seribu Hafiz tersebut menyapu bersih semua oknum yang terlibat dalam dugaan Korupsi Program Karantina Hafiz di Dinas Syaraita Islam Gayo Lues, tahun 2019 lalu.

“Kita minta penegak hukum untuk melakukan penangan kasus ini sesuai aturan yang berlaku, serta menghukum semua oknum yang terlibat,” kata, Abdullah, Ketua PKN Gayo Lues,  Selasa (27/04/2021).

Sebelumnya, jelas Abdullah, sejauh ini pihaknya sudah mendapatkan informasi bahwa kepolisian sudah menetapkan beberapa terangka dalam dugaan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dirinya juga mengaku belum mendapatkan iformasi akurat terkait penetapan ini.

“Kalau tidak salah, sudah dua orang,” tandasnya.

Abdullah meminta dugaan kasus ini diproses tuntas, termasuk semua yang terlibat di dalamnya, tanpa terkecuali, sehingga penanganan kasus ini tidak hanya mengindikasikan adanya pihak-pihak yang dikorbankan.

“Namun sejauh ini, kita sangat percaya pada kinerja aparat hukum, bahwa kasus ini akan tuntas,” ucapnya.

Sebelumnya dugaan kasus korupsi karantina hafiz degan anggaran kurang lebih 12,5 miliar ini, mencuat ke publik hingga memantik perhatian semua kalangan. Dengan kerja keras pihak hukum, kasus ini akhirnya Trus terungkap, apalagi setelah keluarnya kasil audit BPKP Aceh, diamana terdapat kerugian negara yang cukup pantastis.

“Kita dan bebapa rekan media akan terus menyuarakan kasus ini, sehingga semua oknum yang terlibat dan seharusnya mendapatkan hukuman dari perbuatannya, di hukum,” tutupnya.(tim)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran
Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih
Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh
BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:19 WIB

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:59 WIB

Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:18 WIB

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:21 WIB

BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Berita Terbaru

Regional

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Feb 2024 - 12:18 WIB