Dilaporkan ke Polda Bali, Agen Kapal Pesiar Gaet Pengacara Togar Situmorang

- Editorial Staff

Kamis, 20 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Togar Situmorang. (Foto: ist)

Togar Situmorang. (Foto: ist)

Denpasar – Direktur Utama PT. Dunia Insani Mandiri (PT DIM), Dee Ratu Zhaqira Pohan akhirnya angkat bicara. Terkait pihaknya dilaporkan 15 calon pekerja kapal pesiar yang merasa telah ditipu ke Polda Bali. Keberatan atas pelaporan tersebut pihaknya pun menunjuk pengacara Togar Situmorang sebagai Kuasa Hukum.

Selaku Kuasa Hukum, Togar menjelaskan, bahwa kliennya keberatan. Merasa tidak ada diminta klarifikasi dan verifikasi atas sebuah dugaan perbuatan melawan hukum dituduhkan.

“Disini klien kami kaget karena dimana-mana yang namanya kata diduga ada suatu perbuatan melawan hukum harusnya klien kami diberitahukan dulu bisa berupa klarifikasi dan verifikasi, sehingga klien kami tahu mengenai duduk permasalahannya,” ungkap Togar di Denpasar, Kamis (20/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apabila tidak adanya klarifikasi diberikan, terangnya lebih lanjut, baru somasi bisa diberikan. “Tapi ini malah langsung dilaporkan, sehingga klien kami merasa keberatan. Dan diperparah lagi dengan dilakukannya pers conference,” imbuhnya.

Togar Situmorang yang sering disapa “Panglima Hukum” ini menyampaikan ada beberapa poin penting perlu digaris bawahi. Bahwa dari pihak kliennya sampai saat ini kooperatif sebagai warga negara Indonesia yang baik. Dan akan siap mengikuti aturan hukum berlaku.

Disinggung terkait dugaan nominal kerugian disebutkan dalam pemberitaan sebesar Rp 403 juta menurutnya salah. Dibantah, bahwa dana itu disetor bukan diminta dari klien kami.

“Jadi itu adalah kebutuhan dari para Migran (pelapor) sendiri karena para Migran itu sudah dibuatkan sertifikasinya, paspor dan sudah dilakukan cek medical atau kesehatan dan lainnya,” tambahnya.

“Perlu ditegaskan lagi bahwa kami tidak ada menjanjikan. Jadi dengan adanya kondisi seperti ini sangat disayangkan kenapa harus diumbar di media dan kalau memang sudah dilaporkan di Polda kita selesaikan sesuai dengan aturan hukum dan klien kami siap menghadapi serta akan bersikap kooperatif,” tandas CEO dan Founder Law Firm “TOGAR SITUMORANG” ini.

Dalam pemberitaan sebelumnya, dikatakan ada 16 orang korban dugaan penipuan bekerja di kapal pesiar terpaksa menempuh jalur hukum melaporkan IRA, Direktur PT DIM, perusahaan agen perekrutan yang disinyalir bodong, ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Selasa 18 Mei 2021.

Dimana dalam pemberitaan yang heboh itu dikatakan, bahwa PT. DIM tidak ada mengantongi izin untuk sebagaimana diamanatkan Peraturan Menteri Perhubungan PM Nomor : 84 Tahun 2013 tentang Perekrutan dan Penempatan awak kapal dan UU No.18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran.

Terkait dugaan penipuan dialami kliennya, Kuasa Hukum pelapor mengatakan terpaksa mengmbil langkah pelaporan ke Polda Bali lantaran upaya mediasi yang dilakukan, dikatakan tidak membuahkan hasil.

Dalam pelaporan tersebut, PT DIM dilaporkan ke Polda dengan Pasal 378 KUHP, Pasal 69 jo Pasal 81 Undang-Undang No. 18 tahun 2007 tentang Perlindungan Tenaga Migran Indonesia dan juga Klien kami juga dilaporkan melanggar Undang-Undang No. 2 ayat 1 UU No. 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. (Tim)

Berita Terkait

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan
Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan
Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli
Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil
Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:53 WIB

Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:59 WIB

Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:35 WIB

Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:00 WIB

Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terbaru

Politik

Syarif Hasan: Hak Angket Pemilu itu Kontraproduktif

Senin, 26 Feb 2024 - 10:10 WIB

Politik

38,1 Persen Pemilih AMIN Setuju Pemilu Banyak Kecurangan!

Senin, 26 Feb 2024 - 10:06 WIB

Politik

TKN Fanta Ingin Kabinet Prabowo Banyak Anak Muda

Senin, 26 Feb 2024 - 10:04 WIB