GPLI Bersama KKP dan JASINDO Tandatangani MoU Perlindungan Budidaya Lobster

- Editorial Staff

Sabtu, 22 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan Gabungan Pengusaha Lobster Indonesia (GPLI) bersama Ditjen Budidaya KKP dan PT. Asuransi Jasa Indonesia (JASINDO). (Foto: Deliknews.com)

Penandatanganan Gabungan Pengusaha Lobster Indonesia (GPLI) bersama Ditjen Budidaya KKP dan PT. Asuransi Jasa Indonesia (JASINDO). (Foto: Deliknews.com)

Jakarta –  Gabungan Pengusaha Lobster Indonesia (GPLI) bersama Ditjen Budidaya KKP dan PT. Asuransi Jasa Indonesia (JASINDO) menandatangani MoU untuk memberikan perlindungan asuransi bagi usaha budidaya lobster, di Gedung Mina Bahari 4, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Jumat (21/05/2021)

Ketua GPLI Gunawan Suherman menjelaskan,  penandatanganan MoU ini merupakan suatu tonggak sejarah, karena asuransi budidaya lobster ini merupakan yang pertama di Indonesia dan ini bisa menggairahkan usaha budidaya lobster di dalam negeri.

“Budidaya Lobster akan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di daerah dan akan sangat membantu dalam pemulihan ekonomi nasional. Dengan adanya perlindungan asuransi dari Jasindo, ini akan semakin memantapkan para pembudidaya untuk memulai usahanya. Masyarakat akan merasa aman dalam menjalankan usahanya karena terlindungi asuransi. Saya jamin bahwa budidaya lobster ini pasti akan bisa berhasil di Indonesia,” terang Gunawan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gunawan menambahkan GPLI siap melakukan pemantauan dan pembinaan secara terus menerus kepada para nelayan pembudidaya hingga menjadi pembudidaya yang berdikari.

Dalam sambutan Dirjen Budidaya KKP Slamet Soebjakto mengatakan momen ini adalah momen penting lantaran Indonesia baru mulai meningkatkan budidaya lobster di dalam negeri. Dan bahkan dikatakan punya ambisi untuk menjadi produsen lobster terbesar di dunia.

“Kita harapkan lobster yang dihasilkan Indonesia dapat menjadi unggulan secara nasional maupun Internasional, karena itu perlu disiapkan perangkat perlindungan bagi masyarakat pembudidaya agar ada ketenangan dalam menjalankan usaha budidayanya,” paparnya.

Kehadiran GPLI menurut Slamet Raharjo sangat penting, karena GPLI bisa membina masyarakat, selain menjadi penjamin teknologi, juga menjadi penjamin usahanya yakni sebagai offtaker. “Saya yakin dengan adanya GPLI dan Jasindo budidaya lobster akan semakin besar,” tambahnya

Sementara Kepala Grup Asuransi Pertanian, Mikro dan Program Pemerintah Jasindo M.Fauzi Ridwan menyampaikan arahan dari presiden Jokowi agar jangan pernah lelah mengabdi ke negara. “Insyaallah, karena ini bisa berkembang untuk ketahanan pangan kami Jasindo siap mendukung asuransi budidaya lobster ini,” tegas M Fauzi.

Berita Terkait

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan
Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan
Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli
Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil
Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:53 WIB

Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:59 WIB

Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:35 WIB

Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:00 WIB

Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terbaru

Politik

Syarif Hasan: Hak Angket Pemilu itu Kontraproduktif

Senin, 26 Feb 2024 - 10:10 WIB

Politik

38,1 Persen Pemilih AMIN Setuju Pemilu Banyak Kecurangan!

Senin, 26 Feb 2024 - 10:06 WIB

Politik

TKN Fanta Ingin Kabinet Prabowo Banyak Anak Muda

Senin, 26 Feb 2024 - 10:04 WIB