Sebut Hoax, Fopbindo Nilai Pertamina Buat Kegaduhan Masyarakat

  • Whatsapp

Pasaman, – Forum Peduli Bangsa Indonesia (Fopbindo) menilai pernyataan Pertamina disejumlah media menyebutkan Informasi kelangkaan dan naiknya harga gas subsidi PLG 3 Kg di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat adalah informasi hoax, akan membuat gaduh masyarakat.

“Kita menilai pernyataan Pertamina akan membuat kegaduhan di tengah – tengah masyarakat. Faktanya harga gas subsidi LPG 3 Kg dibeli masyarakat memang melambung tinggi, ini bukan hoax,” tegas Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar, Ahmad Husein, Minggu (24/5/21).

Dikatakan Husein, bahkan pihaknya telah mengantongi pengakuan masyarakat tinggi harga eceran gas subsidi LPG 3 Kg di Kabupaten Pasaman.

“Kita bicara di media dengan fakta, bukan asal – asalan, apabila sudah diungkap dimedia itu artinya akan dikonsumsi oleh publik. Ini masyarakat menangis karena tingginya harga gas subsidi, tapi Pertamina malah menyebut di media informasi dan pemberitaaan kelangkaan dan naiknya harga gas subsidi PLG 3 Kg di Kabupaten Pasaman adalah hoax” ujarnya.

Ditegaskan Husein, pengakuan kelangkaan dan tingginya harga gas subsidi bukan hanya pengakuan masyarakat, tapi juga dari pejabat terkait seperti Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman, M.N Susilo, dan wali nagari.

“Sangat kita sayangkan pejabat di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diduga asal bicara di media untuk konsumsi publik, sangat berpotensi membuat kegaduhan karena dinilai salahkan pernyataan masyarakat. Akan sangat berdampak terhadap kepercayaan masyarakat kepada Pertamina,” tukasnya.

Baca juga : Kadis Perdaginnaker Pasaman Akui Kelangkaan Gas Subsidi, Bantah Pernyataan Pertamina

Khairuddin Simanjuntak Sesalkan Pertamina Sebut Harga Gas Subsidi Naik Hoax

Terpantau diberitakan sejumlah media, petugas Pertamina Cabang Padang, Yudi, mengatakan telah mengecek ke lapangan di Kabupaten Pasaman didapati stok ketersediaan cukup di pangkalan, dengan harga sesuai ketentuan dengan HET Rp18.600 per tabung mengacu pada Pergub No. 95 Tahun 2014.

Dikatakan Yudi, mereka terus berkoordinasi dengan agen wilayah Kabupaten Pasaman, untuk memprioritaskan penyaluran LPG 3 Kg ke wilayah sentra pemukiman hingga pelosok nagari.

Yudi menegaskan, jika ada berita atau informasi yang mengatakan, kelangkaan atau harga melambung tinggi, itu hanya hoax dari orang-orang tertentu, untuk membuat stabilisasi daerah goyang, dan tidak perlu dipercaya karena ada indikasi tertentu dari orang-orang atau kelompok tersebut. Jangan terpancing dengan isu dari orang-orang tertentu menyangkut gas rakyat ini, karena keinginan mereka hanya membuat gejolak dan mengambil keuntungan dalam keresahan masyarakat.

Soal pernyataan itu, deliknews.com telah melakukan konfirmasi kepada Kepala Pertamina Cabang Padang Wira, darimana sumber dan apa dasar Pertamina membuat pernyataan yang mengatakan kelangkaan dan naiknya harga gas subsidi di Kabupaten Pasaman adalah hoax. Namun pihak Pertamina belum menanggapi, hingga berita ini ditayangkan.

(Darlin)

Pos terkait

loading...