Pasaman Raih WTP 8 Kali Sejak 2013, Ini Kata Bupati Benny Utama

  • Whatsapp

Pasaman, – Pemerintah Kabupaten Pasaman kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang ke 8 kali berturut – turut sejak tahun 2013 lalu atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebelumnya hanya meraih opini wajar dengan pengecualian (WDP).

Diketahui, tahun 2013 itu Kabupaten Pasaman dipimpin oleh Bupati Benny Utama – Daniel Lubis, hingga berganti kepemimpinan, dan kembali ke Bupati Benny Utama pada 2021 ini.

“Alhamdulillah. Kita bersyukur bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman bisa terus meraih prediket WTP. Harus kita pertahankan,” kata Bupati Pasaman Benny Utama usai menerima Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2020 secara virtual di ruang rapatnya, Senin (24/5/21).

Baca juga : Meningkat, Ada yang Memotori Anak Jadi Pengemis di Kota Padang

Kadis Perdaginnaker Pasaman Akui Kelangkaan Gas Subsidi, Bantah Pernyataan Pertamina

Dikatakan bupati, proses pemeriksaan laporan keuangan daerah tersebut berjalan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU Nomor 23 Tahun 2014.

“Pemeriksaan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena kondisi pandemi COVID-19. Sehingga pelaksanaannya dilakukan secara virtual melalui desk dengan menggunakan aplikasi Zoom meeting,” kata Benny Utama.

Bupati mengucapkan terimakasih kepada tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi Sumbar atas segala rekomendasi dan saran atas laporan keuangan Pemkab Pasaman akan ditindaklanjuti.

“Terimakasih juga kepada seluruh jajaran SKPD Pemkab Pasaman telah bersinergi sehingga berhasil mempertahankan prediket WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dan raihan ini harus dipertahankan untuk masa yang akan datang,” tukasnya.

Pos terkait

loading...