Dugaan Pungutan Biaya Kuliah Mahasiswa Bidikmisi Unand Masuk Ranah Hukum

- Editorial Staff

Jumat, 28 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, – Persoalan dugaan pungutan biaya kuliah bagi mahasiswa Universitas Andalas (Unand) penerima beasiswa bidikmisi sudah masuk ranah hukum. Pihak Unand telah dipanggil oleh Ditreskrimsus Polda Sumbar untuk klarifikasi.

“Masih melakukan klarifikasi – klarifikasi. Pihak Unand” kata Dirreskrimsus Polda Sumbar Kombes Pol Joko Sadono, Jum’at (27/5/21).

Namun Joko Sandono belum bisa menjawab siapa saja dan berapa orang pihak Unand yang telah dipanggil untuk klarifikasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diberitakan sebelumnya, menurut informasi yang diterima deliknews.com, Unand diduga melakukan pungutan atau penerimaan uang kuliah dari 98 mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi selama tahun 2018 sebesar Rp280.050.000.

Baca juga : Ketua DPRD Sumbar Sebut Dugaan Pungutan Biaya Bidikmisi Coreng Nama Unand

Atas penerimaan uang kuliah itu turut serta disahkan dan diakui menjadi pendapatan operasional Unand. Dikarenakan waktu itu penerima beasiswa Bidikmisi mendapat bantuan pembiayaan uang kuliah dari Kemenristekdikti.

Atas pembayaran dari mahasiswa tersebut menjadi pembayaran ganda dan harus dikembalikan oleh Unand kepada mahasiswa yang bersangkutan.

Lebih lanjut, selama tahun 2018 telah dilakukan pembayaran pengembalian atas uang kuliah yang sudah dibayarkan oleh mahasiswa penerima beasiswa untuk periode hingga tahun 2018. Pengembalian dilakukan berdasarkan permintaan pengembalian dari mahasiswa total sebesar Rp848 juta lebih.

Atas nilai tersebut, sebesar Rp92 juta untuk pengembalian kelebihan pembayaran di tahun 2018 dan Rp756 juta untuk periode sebelumnya.

Sedangkan kelebihan pembayaran di tahun 2018 sendiri, dari total Rp280 juta, dikabarkan hingga awal tahun 2019 lalu masih terdapat sisa Rp192 juta lebih yang belum dibayarkan kepada mahasiswa penerima Bidikmisi.

Untuk diketahui, terkait persoalan ini, deliknews.com telah menyurati (surat konfirmasi) Rektor Unand, namun surat itu belum ditanggapi.

Demi keberimbangan berita dan untuk kepentingan publik, deliknews.com terus berupaya mengkonfirmasi pihak Unand, hingga konfirmasi langsung ke Rektor Unand via WhatsApp pada 5 April 2021, namun juga tidak menanggapi.

(Darlin)

Berita Terkait

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
SMPN 1 Mapattunggul Tidak Miliki Arsip SPJ Dana BOS 2019-2021, Kabid SMP: Seharusnya Ada di Sekolah
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan
Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan
Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli
Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Sabtu, 24 Februari 2024 - 11:26 WIB

SMPN 1 Mapattunggul Tidak Miliki Arsip SPJ Dana BOS 2019-2021, Kabid SMP: Seharusnya Ada di Sekolah

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:53 WIB

Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:59 WIB

Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:35 WIB

Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil

Berita Terbaru

Politik

Syarif Hasan: Hak Angket Pemilu itu Kontraproduktif

Senin, 26 Feb 2024 - 10:10 WIB

Politik

38,1 Persen Pemilih AMIN Setuju Pemilu Banyak Kecurangan!

Senin, 26 Feb 2024 - 10:06 WIB

Politik

TKN Fanta Ingin Kabinet Prabowo Banyak Anak Muda

Senin, 26 Feb 2024 - 10:04 WIB