Kejari Gayo Lues Diminta Segera Rampungkan Dua penyidikan Kasus Dugaan Korupsi

- Editorial Staff

Selasa, 22 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh- Deliknews PraktisiHukum M Purba,SH kembali mempertanyakan dua Kasus dugaan Korupsi yang tahapannya saat ini sudah dalam Tahap penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Gayo Lues.

Purba mengatakan,salah satunya kasus terkait ADD. Diketahui telah ditingkatkan tahap penyidikan, namun sejauh ini belum dilakukan penangkapan terhadap tersangka.

Masyarakat  khususnya Gayo Lues berharap kepada pihak Kejari Gayo Lues  agar kasus terkait penyalahgunaan Dana Desa tersebut dapat diungkap secara tuntas dan disampaikan ke publik. Tegas Praktisi ini kepada Deliknews,Selasa 22/6/2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum lagi soal kasus dugaan Korupsi Makan Minum DPRK yang katanya sudah dilakukan pemulihan kerugian negara nya mencapai 800 jutaan, walaupun sudah ada pengembalian kerugian negaranya namun bukan berarti pasal 4 UU Tipikor tidak berlaku.

“Saya akan mengawal hingga tuntas proses pengungkapan kasus ini dan akan terus mempertanyakan kepada pihak Kejari Gayo Lues,” timpal Praktisi Hukum yang juga aktivis Anti korupsi ini.

Diketahui bahwa dalam pemberitaan sebelumnya dibeberapa media online bahwa Kejaksaan Negeri atau Kejari Gayo Lues terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi uang makan dan minum anggota DPRK (Kegiatan Peningkatan Pelayanan Rumah Tangga Pimpinan DPRK) Gayo Lues Tahun 2018.

Dan menyebutkan, dalam kasus ini lebih 20 saksi sudah diperiksa dalam dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara Rp1.050.000.000, dari total anggaran Rp1,3 miliar tersebut.

Sampai saat ini lebih dari 20 saksi yang sudah dimintai keterangan oleh penyidik Kejari Gayo Lues.

Ada beberapa saksi yang sudah mengembalikan kerugian keuangan negara dari sebelumnya Rp 220 juta, sekarang mencapai Rp784 juta.

Sedangkan uang yang dikembalikan ke kas daerah sebelum kasus ini diselidiki Rp 19 juta lebih.

Jadi total uang yang diamankan di rekening khusus penyelamatan harta negara kejaksaan sudah mencapai Rp 800 juta lebih.

Berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Aceh, kerugian keuangan negara dalam kasus itu mencapai Rp1.050.000.000.

Namun hingga saat ini, hasil audit itu masih dalam proses perbaikan urutan item oleh BPKP dan belum dikirimkan ke Kejari Gayo Lues secara rinci,dan masyarakat Gayo Lues masih menunggu hasil audit BPKP perwakilan Aceh untuk menunggu kepastian hukum kasus dugaan tindak pidana korupsi uang makan dan minum anggota DPRK (Kegiatan Peningkatan Pelayanan Rumah Tangga Pimpinan DPRK) Gayo Lues Tahun 2018 Sekaitan dengan Harapan Praktisi ini Tim deliknews Belum Berhasil mengkomfirmasi Pihak Kejari Gayo lues.(Tim).

Berita Terkait

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran
Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih
Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh
BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:19 WIB

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:59 WIB

Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:18 WIB

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:21 WIB

BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Berita Terbaru

Regional

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Feb 2024 - 12:18 WIB