Seperti Ini Perkembangan Pendidikan di Jawa Barat

  • Whatsapp

Jawa Barat menjadi salah satu provinsi tertua yang ada di Indonesia. Dimana provinsi ini menjadi provinsi pertama yang dibentuk pada masa kolonial Belanda, tepatnya pada tahun 1925. Provinsi yang beribukota di Bandung ini ternyata memiliki perkembangan dalam bidang pendidikan yang cukup panjang. Perkembangan pendidikan di Jawa Barat dimulai sejak zaman kolonial.

Bisa dibilang sejarah perkembangan pendidikan yang ada di jawa Barat tidak terlalu berbeda dengan sejarah perkembangan pendidikan di Indonesia. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasannya dibawah ini.

Perkembangan Pendidikan Pada Masa Kolonial
1. Volkschool
Meski provinsi Jawa Barat baru secara resmi dibentuk pada tahun 1925, tetapi pendidikan sudah ada sebelum tahun tersebut. Pada tahun 1907 merupakan tahun dimana sekolah rakyat pertama kali didirikan di Jawa Barat. Sekolah rakyat tersebut diberi nama Volkschool. Volkschool tidak hanya dikenal dengan sebutan Sekolah Rakyat saja, tetapi juga sering disebut dengan nama Sekolah Desa.
Sekolah ini didirikan untuk anak-anak rakyat biasa yang tinggal di desa-desa. Dimana pendidikan di sekolah ini lama belajarnya selama tiga tahun. Untuk biayanya diharapkan ditanggung oleh pemerintah setempat dengan tambahan subsidi dari pemerintah pusat. Di Volkschool ini pengetahuan yang diajarkan kepada siswa hanya kepandaian membaca, menulis maupun berhitung.
Di Jawa Barat, sekolah ini bisa ditemukan di desa-desa yang ada di lingkungan Kota Bandung, Ciamis beserta Cirebon. Volkschool juga didirikan di Batavia pada tahun 1921 dan berkembang begitu pesat sehingga pada tahun 1929 jumlahnya sudah empat belas sekolah.

2. Vervolg School
Vervolg memiliki arti sambungan atau lanjutan. Sekolah ini didirikan pada tahun 1914, bersamaan dengan didirikannya HIS. Vervolgschool merupakan sekolah lanjutan Volkschool atau sekolah rakyat. Sama seperti Volkschool, lama belajar di Vervolgschool juga tiga tahun dan diperuntukkan untuk siswa-siswa Sekolah Rakyat yang berprestasi. Pada tahun 1915, Vervolgschool dan juga Sekolah Kelas Satu//HIS sudah berdiri hampir di setiap kabupaten.

Perkembangan Pendidikan Pada Masa Pendudukan Jepang
Pendidikan di Indonesia pada masa pendudukan Jepang tidak lebih baik dari masa Kolonial Belanda. Hal ini dikarenakan para pengajar atau guru dipaksa harus bekerja untuk Jepang. Tidak hanya itu saja, anak-anak juga dikerahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan perang. Adapun beberapa kebijakan pendidikan pada masa pendudukan jepang adalah bahasa Indonesia dijadikan bahasa pengantar pendidikan menggantikan bahasa Belanda dan pendidikan berdasarkan kelas sosial dihapus.
Pada masa ini, pendidikan tingkat dasar hanya satu macam yaitu sekolah dasar enam tahun (kokumin gakko). Selain itu, juga ada sekolah menengah pertama selama tiga tahun dan sekolah menengah tinggi selama tiga tahun.

Perkembangan Pendidikan di Era Reformasi
Perkembangan pendidikan di Jawa Barat pada era reformasi sama seperti perkembangan pendidikan di Indonesia. Hal ini dikarenakan kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah pusat harus dijalankan oleh sekolah di daerah-daerah. Pada awal reformasi, kurikulum yang digunakan masih sama seperti orde baru, yaitu kurikulum 1994.

Namun, kurikulum tersebut kemudian disempurnakan oleh pemerintahan Gus Dur. Pada saat pemerintahan presiden Megawati, kurikulum 1994 diganti dengan kurikulum 2000 lalu disempurnakan menjadi kurikulum 2002. Kurikulum 2002 juga dikenal dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi.

Sedangkan pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono menggunakan kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dan saat ini, menggunakan kurikulum 2013. Kurikulum 2013 telah diterapkan di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia.

Itulah informasi tentang perkembangan pendidikan di Jawa Barat. Seiring dengan sejarah pendidikan yang panjang, Jawa Barat juga memiliki banyak sekali sekolah terbaik. Salah satunya adalah boarding school terbaik di Jawa Barat yaitu, SMA Dwiwarna (Boarding School). Sekolah ini bisa menjadi pilihan terbaik bagi putra putri Anda untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas.

Pos terkait

loading...