Halo Pak Tamba, Ada Klinik Rapid Test Bodong Masih Buka Tutup di Gilimanuk

- Editorial Staff

Rabu, 1 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilusrtasi net

Jembrana – Pasca setelah dilakukan monitoring, keberadaan klinik rapid test bodong atau yang tidak mengantongi izin di Gilimanuk disinyalir tidak serta merta tutup. Klinik ini disebut-sebut ternyata masih membuka praktik dengan cara buka tutup alias kucing-kucingan.

“Ketika ada sidak mereka tutup begitu petugas berlalu buka lagi. Anehnya klinik itu tahu kapan ada sidak. Mungkin ada orang dalam kali,” ungkap sumber media ini, Rabu (01/09/2021)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjadi menarik menurut sumber ini mengatakan, meski belum mengantongi izin rekomendasi dari dinas kesehatan dan izin operasional Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana klinik tersebut dapat melayani penumpang.

“Ini yang menarik terkesan penumpang digiring. Dibalik itu patut diduga ada oknum petugas bermain. Memalukan sekali jika hal ini dibiarkan oleh pemerintah kabupaten. Apalagi baru-baru ini ada 2 orang pemalsu surat rapid test ditangkap polisi. Tentunya kejadian itu menjadi pelajaran dan menumbuhkan sikap tegas petugas di lapangan,” bebernya.

Perlu diketahui sebelumnya Satgas Covid-19 Jembrana sempat melaksanakan pemantauan ke tempat pelayanan rapid test di Gilimanuk pada Rabu (25/08/2021) lalu

Dalam kegiatan monitoring ini, satgas mendapati ada perawat tidak memiliki Surat Izin Perawat (SIP). Dan juga satu klinik ditemukan tidak mempunyai izin rekomendasi dari dinas kesehatan serta izin operasional Satgas Covid-19 Kabupaten Jembrana.

“Sidak kali ini dalam rangka monitoring jasa pelayanan rapid tes bagi pelaku perjalanan yang hendak ke Jawa. Kami mengecek ijin klinik, ijin perawat, tempat klinik dan pengelolaan sampah medis,” terang Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Putu agus Artana usai melaksanakan monitoring saat itu.

Berita Terkait

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan
Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan
Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli
Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil
Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terkait

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:53 WIB

Saksi Sempat Protes Saat Notaris Membuat PPJB, The Tomy Hanya Bilang Untuk Pegangan

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:59 WIB

Demi Memantau Keamanan Di PPK, Kapolres Nisel Rela Mandi Lumpur Saat Patroli

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:35 WIB

Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan Mobil

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:00 WIB

Status Pelajar Sudah Bobol Mesin ATM Sendirian!

Berita Terbaru

Politik

Syarif Hasan: Hak Angket Pemilu itu Kontraproduktif

Senin, 26 Feb 2024 - 10:10 WIB

Politik

38,1 Persen Pemilih AMIN Setuju Pemilu Banyak Kecurangan!

Senin, 26 Feb 2024 - 10:06 WIB

Politik

TKN Fanta Ingin Kabinet Prabowo Banyak Anak Muda

Senin, 26 Feb 2024 - 10:04 WIB