Rusak Fasilitas Umum, Fopbindo Akan Laporkan Satker Balai Prasarana Permukiman Sumbar

Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar akan melaporkan pengerjaan proyek Pembangunan Jaringan Perpipaan SPAM IKK Malampa dan SPAM IKK Kapalo Banda Kabupaten Pasaman tahun 2021 yang merusak fasilitas umum jalan raya kabupaten.
Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar akan melaporkan pengerjaan proyek Pembangunan Jaringan Perpipaan SPAM IKK Malampa dan SPAM IKK Kapalo Banda Kabupaten Pasaman tahun 2021 yang merusak fasilitas umum jalan raya kabupaten.

Pasaman, – Forum Peduli Bangsa Indonesia (Fopbindo) berencana akan melaporkan pengerjaan proyek Pembangunan Jaringan Perpipaan SPAM IKK Malampa dan SPAM IKK Kapalo Banda Kabupaten Pasaman tahun 2021 diduga tidak sesuai speksifikasi teknis dan merusak fasilitas umum jalan raya kabupaten kepada penegak hukum.

Kerusakan jalan kabupaten akibat penggalian untuk pemasangan pipa proyek Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar.
Kerusakan jalan kabupaten akibat penggalian untuk pemasangan pipa proyek Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar.

Tak hanya merusak fasilitas jalan, terpantau proyek yang menghabiskan APBN Rp4,2 Miliar ini banyak persoalan dalam proses pengerjaan diduga tidak sesuai speksifikasi teknis.

Baca juga : Proyek Balai Prasarana Permukiman Sumbar Rusak Fasilitas Umum

Diduga Tidak Sesuai Spek, Pipa Proyek Balai Prasarana Permukiman Sumbar Bocor

Pasalnya, pipa proyek jaringan perpipaan milik Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat ini bocor dengan kapasitas cukup besar dibeberapa titik, padahal pipa sudah dipasang dan persiapan untuk PHO.

Pipa proyek milik Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar bocor dengan kapasitas besar.
Pipa proyek milik Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar bocor dengan kapasitas besar.

Sambungan pipa yang dipasang pun terlihat sudah berkarat, dan saluran air tersumbat akibat bekas galian yang tidak dibersihkan berpotensi sebabkan banjir.

 

“Ini tentunya sangat kita sesalkan, selain merusak fasilitas umum juga merusak pekarangan rumah masyarakat,” kata Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar, Ahmad Husein.

Menurut Ahmad Husein, bocornya pipa proyek ini diduga tidak sesuai speksifikasi teknis, dan akan dilaporkan kepada penegak hukum.

“Apabila kita biarkan seperti ini tentunya sangat berpotensi merugikan keuangan negara jika pekerjaan tidak sesuai spek. Akan kita surati Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat, dan membuat laporan kepada penegak hukum,” tegasnya.

Laporan dilakukan atas dugaan pengerjaan proyek tidak sesuai spesifikasi teknis dan perusakan fasilitas umum.

Sementara Zuherman selaku Kepala Satuan Kerja (Satker) Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Barat ketika dikonfirmasi via WhatsApp (1/9/21) tidak menjawab, hingga berita ini ditayangkan.

(Darlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.