Video  

KONI Semangati 132 Atlet, Pelatih dan Mekanik PON Jatim asal Sidoarjo Diajak Sowan ke Pendopo

koni-semangati-132-atlet,-pelatih-dan-mekanik-pon-jatim-asal-sidoarjo-diajak-sowan-ke-pendopo

SIDOARJO-KEMPALAN: Sidoarjo adalah salah satu daerah yang menyumbangkan atlet terbanyak bagi Kontingen Jatim pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX -2020 Papua, 02-15 Oktober 2021 ,setelah Surabaya.

Kota penyangga Surabaya ini menyumbangkan total 132 atlet, Mekanik dan Pelatih dari total 500 lebih atlet Kontingen Jatim pada PON XX 2020 Papua.

Ketua KONI Kabupaten Sidoarjo Franky Efendi menuturkan, banyaknya atlet Sidoarjo yang memperkuat Kontingen Jatim menandakan bahwa pembinaan olahraga di Sidoarjo cukup bagus. Terbukti hampir di setiap event baik itu Kejuaraan Nasional (Kejurnas) maupun event kelas PON Sidoarjo selalu menyumbangkan atletnya untuk Kontingen Jawa Timur.

“keberhasilan Sidoarjo menyumbangkan atlet terbanyak kedua setelah Surabaya tak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan pembinaan di setiap cabang olahraga (cabor) terprogram dengan baik. Sehingga regenerasi atlet tidak putus. Hampir setiap tahun Sidoarjo selalu mengorbitkan bibit -bibit baru di setiap cabor,” tutur Franky Efendi.

Tim Sepakbola PON Jatim yang di siapkan ke PON XX Papua.

132 Atlet, Pelatih dan mekanik tersebut tersebar di beberapa cabor, mulai sepakbola, futsal, voli indoor, voli pasir, renang, bulutangkis, cabor beladiri serta atletik akan di ajak menghadap ke Bupati sidoarjo Rabu malam (08/09) untuk minta do’a restu agar para pahlawan olahraga Sidoarjo ini bisa mengharumkan nama Jawa Timur khususnya Sidoarjo di PON XX -2020 Papua.

Lebih lanjut frengki menyebut ada beberapa cabor yang nyaris di kuasai atau atletnya berasal dari Sidoarjo seperti Voli pantai( pasir) dan sepakbola. Khusus cabang Sepakbola, cabor yang paling bergengsi dan merakyat ini menyumbang 7 peman plus satu pelatih.

Dengan menyumbang 7 pemain plus satu pelatih untuk kontingen Jawa Timur di pesta olahrga terakbar di Indonesian ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi sidoarjo. Sebab dalam sejarah belum ada satupun daerah dari 38 kota/ Kabupaten di Jawa Timur yang mampu menyumbang pemain sebanyak itu. Dan ini haru s di apresiasi buat pembinaan olahraga khususnya Askab PSSI Sidoarjo. (Ambari Taufiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.