Video  

Menteri Pertanian: Teknologi Miliki Peranan Penting Optimalkan Bisnis Pertanian

menteri-pertanian:-teknologi-miliki-peranan-penting-optimalkan-bisnis-pertanian

JAKARTA-KEMPALAN: Era yang sudah sangat modern harus dibarengi dengan transformasi teknologi di segala sektor. Syahril Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian menjelaskan jika teknologi memiliki peranan yang sangat penting dalam mengoptimalkan bisnis pertanian.

Selain itu, ia mendorong agar para petani muda atau milenial untuk manfaatkan teknologi dalam usaha mengembangan usaha pertanian. Hal ini juga sebagai langkah untuk dapat adaptif dengan keadaan zaman yang serba teknologi.

“Kalau saya dulu mau jual hasil panen, harus datang, berminggu-minggu negosiasi, harus ada di Jepang untuk jual Kopi Toraja. Sekarang di tempat tidur pakai handphone bisa,” ujar Syahrul Yasin Limpo saat memberikan sambutan pada soft launching “Pelatihan Kewirausahaan Pertanian Petani Milenial” secara virtual, dikutip dari Antara, pada Senin (6/9).

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini berujar, jika mekansime kerja dan metode usaha dari para petani harus mengikuti relevansi zaman yang sudah modern. Apabila para petani masih mengimplementasikan metode yang terdahulu dan tradisional, maka bukan tidak mungkin sektor pertanian akan tidak berkembang.

Sebagai negara agraris, maka sektor pertanian harus dioptimalkan sebagai benteng kokoh yang menopan perekonomian Indonesia. Hal ini juga diperkuat oleh sektor pertanian yang mengalami peningkatan, di saat sektor lain sedang stagnan akibat pandemi Covid-19.

“Di saat pandemi covid-19 yang bisa bertahan salah satunya pertanian. Bahkan pertanian jadi bagian solusi pasti terhadap covid-19 dan turbulensi ekonomi,” tambah politisi Partai Nasdem ini.

Syahrul menegaskan bahwa petani milenial harus memiliki nilai-nilai positif, berupa semangat dan rasa ingin tahu serta semangat yang tinggi. Hal ini harus dielaborasikan dalam konteks produktivitas pertanian menggunakan hilirasisasi hasil panen yang mengeskalasi nilai produk pertanian tersebut. (Rafi Aufa Mawardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.