Video  

Haornas ke-38, Kemenpora Luncurkan DBON

haornas-ke-38,-kemenpora-luncurkan-dbon

JAKARTA-KEMPALAN: Pada upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-38, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik mengangkat tema Desain Besar Olahraga Nasional Menuju Indonesia Maju (DBON).

Acara yang diselenggarakan di Gelanggang Olahraga POPKI, Cibubur Jakarta Timur, pada hari Kamis (9/9) itu juga turut dihadiri oleh presiden Jokowi, yang hadir secara virtual dari Istana Negara.

Selain Presiden, Kemenpora juga mengundang para pimpinan lembaga, pimpinan kementerian, pimpinan lembaga non kementerian, Gubernur/Bupati, Wali Kota, serta berbagai stakeholder di dunia olahraga lainnya.

Terkait tema yang diangkat, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali mengatakan bahwa “Kenapa tema ini kami angkat menjadi tema Haornas ke-38 karena rencananya Desain Besar Olahraga Nasional ini akan dimulai implementasinya dan akan disampaikan oleh bapak presiden atau kick-off dimulainya implementasi DBON.”

Amali juga menjelaskan bahwa peluncuran DBON merupakan jawaban atas arahan presiden Joko Widodo pada peringatan Haornas ke-37 lalu. Dalam arahannya, Presiden Jokowi meminta untuk pola pembinaan olahraga prestasi nasional direview total.

“Jadi implementasinya kita akan mulai besok dan arahan bapak presiden segera kita jawab dengan melahirkan Desain Besar Olahraga Nasional.” tambah pria kelahiran 16 Maret 1962 itu.

Terkait DBON, Menpora Amali menjelaskan, bahwa program ini nantinya akan mengatur segala hal terkait keolahragaan nasional, mulai dari pembinaan atlet hingga ke ujungnya di tingkat Olimpiade dan Paralimpiade.

Harapannya dengan adanya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) ini segala program olahraga bisa lebih terstruktur dan terencana dengan lebih baik sehingga atlet tidak ditemukan by accident saja, seperti selama ini.

“Kita tidak punya desain prestasi, yang kita dapatkan selama ini kalau saya berani bilang belum terdesain dengan baik, ada satu dua cabang olahraga yang sudah desain itu, tetapi prestasi olahraga masih naik turun.” kata Amali.

“dengan Desain Besar Olahraga Nasional ini kita mempunyai kepastian, mempunyai jaminan bahwa itu terstruktur, terencana dengan baik dan juga jangka panjang, sustainable.” tambah pria yang berusia 59 tahun itu.

Melalui DBON, para atlet akan dilatih dan dipersiapkan dari lapisan lapisan bawah hingga elit sehingga ketika atlet senior sudah pensiun akan selalu penggantinya yang selalu siap untuk meneruskan.

“Itu namanya terdesain, prestasi diciptakan, prestasi itu harus di pabrik, gak bisa nemu (secara kebetulan) begitu, harus ada penciptaan terhadap prestasi.” tutup pria yang menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia itu.

(Situs Kemenpora, Edwin Fatahuddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.