Video  

Taliban Tuduh AS Langgar Perjanjian Doha

taliban-tuduh-as-langgar-perjanjian-doha

Kabul-Kempalan: Taliban menuduh AS telah melanggar perjanjian perdamaian yang ditanda tangani oleh kedua pihak pada tahun 2020 silam dengan tetap memasukkan Menteri Dalam Negeri barunya yaitu Sirrajudin Haqqani dalam daftar teroris AS.

Perjanjian Doha merupakan perjanjian antara Taliban-AS yang isinya merupakan upaya “Perdamaian” di Afghanistan dengan cara mengurangi jumlah pasukan militer AS dan pasukan militer NATO namun sebagai gantinya, Taliban akan menjaga keamanan dengan cara mencegah Al-Qaeda dan ISIS meneror di Afghanistan.

Menteri Dalam Negeri baru Taliban yaitu Haqqani yang memiliki Haqqani Network dituduh sebagai pelaku serangan terhadap pasukan militer AS selama 20 tahun belakangan. AS juga akan memberikan uang 5 Juta Dollar bagi siapapun yang bisa menangkapnya. Haqqani juga diketahui masih termasuk ke dalam daftar teroris PBB.

Beberapa orang lainnya seperti Perdana Menteri Taliban baru yaitu Mullah Mohammad Hassan Akhund juga masih di-blacklist di dunia internasional.

“Pentagon telah menandai beberapa anggota kabinet kami dan semua keluarganya ke dalam daftar hitam AS serta masih menjadi target AS” ucap Menteri Luar Negeri baru Taliban. “Hal ini merupakan pelanggaran yang sangat jelas terhadap Perjanjian Doha” ucap tambahnya.

Salah satu reporter Al-Jazeera juga menyampaikan pernyataannya mengenai isu tersebut. “Beberapa anggota keluarha Haqqani merupakan bagian dari pemerintahan dan mereka sangat kecewa dengan tindakan AS. Mereka (Keluarga Haqqani) berkarta bahwa dirinya ingin memiliki relasi yang baik dengan AS namun mereka sangat kecewa setelah melihat bahwa masih terdapat beberapa pemimpin kami sebagai target” ucap salah satu reporter Al-Jazeera.

(Al-Jazeera, Muhamad Nurilham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.