Bambang Haryo Kritisi Syarat Naik Transportasi Publik, Jawaban Netizen Tak Terduga

  • Whatsapp
tegas!-bambang-haryo-desak-pemerintah-segera-akhiri-kebijakan-ppkm

Jakarta – Nama Bambang Haryo Soekartono, Politisi Partai Gerindra, sedang menjadi perbincangan publik usai mengkritisi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Seperti diberitakan media, Bambang Haryo mendesak Pemerintah mempermudah syarat Bertransportasi publik dalam negeri. BHS sapaan akrabnya, punya alasan dalam memberikan tanggapan soal syarat bepergian.

Bacaan Lainnya

Dilansir kumparan.com, BHS meminta Pemerintah, agar tidak membuat kebijakan dengan persyaratan yang memberatkan publik. Sebab, masyarakat masih tetap terpantau dengan KTP saat bepergian, jadi tidak perlu dengan vaksin dua kali, Rapid Antigen, serta PCR.

“Kalau misalnya, vaksin ini bisa dipercaya, dan bagus, seharusnya tidak perlu dengan persyaratan yang lain, antigen maupun PCR. Namun, masyarakat tetap mentaati Protokoler Kesehatan yang ketat”Ungkap BHS, yang juga ketua harian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).

Dikatakan BHS, Persyaratan daripada antigen dan PCR itu, dilakukan satu hari atau dua hari sebelum bepergian. Ini tidak menjamin masyarakat untuk tidak tertular virus. Bisa saja mereka tertular dalam waktu 1 detik. Ucapnya.

Berdasarkan data yang terpantau, saat kebijakan PPKM darurat dilakukan selama kurang lebih 3 minggu, penularan covid-19 naik 1-2 kali dan jumlah kematiannya naik hampir 2 sampai dengan 3 kalinya dan saat PPKM itu di longgarkan, level 4 dan turun hingga ke level 2 jumlah kasus baru menurun.

“Ini bukti bahwa beban masyarakat berkurang, sehingga imunitasnya bertambah. Ini yang saya lihat yang terjadi di seluruh Indonesia seperti itu, baik di Surabaya atau di Sidoarjo, dari sini Pemerintah perlu mengkaji ulang, kepada masyarakat yang menggunakan transportasi, karena masyarakat yang menggunakan transportasi terutama jarak jauh, baik itu pesawat maupun kapal laut ataupun kereta api, ini adalah kegiatan yang sesaat bagi masyarakat itu sendiri”Ucap anggota DPR-RI periode 2014-2019.

Krtikan BHS soal syarat Bertransportasi publik saat kebijakan PPKM ini, langsung disambut netizen, salah satu akun Cerilia Orlando, menyebut Bambang Haryo adalah salah satu yang waras di negeri ini. Sementara netizen lain mengaku setuju Antigen dan PCR harus dihilangkan.

“Teruskan Pak BHS untuk bela Rakyat, yang susah, Allah akan membalasnya upaya membela rakyatnya, teruskan sampai sukses usahanya”Kata Whi, di akun Babe, Sabtu (11/9).

Netizen yang lain masih terus berkomentar, seperti Anna Farmana, mengatakan banyak yang harus di evaluasi, kebijakan menambah beban masyarakat, sementara kondisi semakin sulit.

“Nah ini baru bener, bagaimana ekonomi mau naik kalau banyak peraturan yang rumit, harus punya sertifikat vaksin padahal saya pendatang di Kaltim mau vaksin saja susah banyak orang yang bepergian di Bandara tidak jadi pergi, karena syarat ini”Kata mas Togog.

Ditambahkan netizen lain, Yang disampaikan Bambang Haryo agar di suarakan terus ke Pemerintah agar para pengambil kebijakan sadar bahwa kebijakan yang di keluarkan Pemerintah ini tidak tepat hanya membebani rakyat di musim pandemi ini. Tambah Arif Agus, lewat akun Babe.

Pos terkait

loading...