Video  

Pengeboman WTC (Lagi) Sebelum 9/11

pengeboman-wtc-(lagi)-sebelum-9/11

Kempalan: Tidak ada yang mengetahui daya tarik apa atau sihir apa yang menarik dari sebuah gedung kembar di New York yang sering dikatakan sebagai “Liberalism Triumph” hingga beberapa kali diincar oleh kelompok teroris. Bahkan sebelum akhirnya rubuh ditabrak dua pesawat, Menara WTC sudah pernah di bom sebelumnya pada tahun 1993.

Pada tahun 1993, WTC telah mengalami pengeboman lebih tepatnya pada 26 Februari 1993 ketika sebuah truk yang berisikan bahan peledak berhasil meledak di parkir basement di gedung WTC. 6 orang meninggal dan sekitar 1000 orang mengalami luka-luka dari tindakan teroris yang pada saat itu terbesar, sampai akhirnya rekornya dikalahkan oleh tragedi 9/11.

Serangan tersebut bermula dari adanya perencaan setahun sebelumnya yaitu pada tahun 1992 oleh Ahmad Ajaj dan Ramzi Yousef yang baru saja datang dari Pakistan dengan memalsukan paspor Swedia-nya. Dalam koper bawaan mereka berdua terdapat buku petunjuk membuat bom serta buku propaganda anti-Amerika.

Mereka membeli bahan atau material bom dan disimpan di apartemen milik Mohammed Salameh yang merupakan salah satu perencana juga serta menyewa garasi untuk membuat bom. Dalam waktu seminggu saja, mereka bertiga telah berhasil membuat bom seberat 680 KG dan kemudian misi selanjutnya adalah mencari cara masuk ke WTC.

Secara ringkas, pada 23 Februari 1993, 3 hari sebelum peledakan, Salameh meminjam mobil sewaan dan pada pagi hari, ia mengisi mobil tersebut dengan gas Hidrogen serta bom yang telah dirakit.

Kemudian mobil yang telah berisikan bahan peledak tersebut meledak tepat pada waktu 12.18 siang waktu setempat dan menghasilkan destruksi yang dahsyat dengan membuat lubang sebesar ratusan meter. Dikabarkan, terdapat korban jiwa sebanyak 6 orang dan 1000 orang luka-luka berkat bom yang telah sistematis direncanakan.

(Seri Netflix berjudul “Turning Point: 9/11 and the War on Terror/ Britannica, Muhamad Nurilham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.