Video  

Mengintip Desain dan Spesifikasi dari Google Pixel 6

mengintip-desain-dan-spesifikasi-dari-google-pixel-6

JAKARTA-KEMPALAN: Seri Pixel merupakan produk smartphone unggulan dari perusahaan teknologi, Google. Sudah melantai dengan Google Pixel pertama di tahun 2013, secara instan smartphone ini langsung mendapatkan tempat yang nyaman di kalangan user premium. Di tahun 2021 ini, Google akan meluncurkan seri Pixel 6 dengan desain dan spesifikasi yang mumpuni.

Hal ini tercermin pada bulan Agustus kemarin, di mana secara resmi Google membocorkan desain bagian belakang dari seri Pixel 6. Tidak cukup hanya gambar, Google bahkan kembali memperlihatkan kecantikan dari desain Picxel 6 di kanal Youtube nya.

Dalam video berdurasi beberapa menit tersebut, tampak Pixel 6 dengan tampilan layar depan yang sudah kekinian. Berbeda dari seri Pixel 5 yang cenderung jadul dengan model poni. Kini Pixel 6 tampil lebih fresh dan modern dengan bentangan layar yang full, hanya ada punch-hole di bagian kiri atas layar.

Google juga memberikan “spoiler” sedikit mengenai user interface (UI) dari Google yang clean, canggih, dan terkesan modern. Lalu terlihat juga icon widget dengan tanggal 13 di hari Senin. Dikabarkan tanggal tersebut adalah pesan rahasia yang dimunculkan oleh Google terkait perilisan resmi dari smartphone flagship ini.

Google mengkonfirmasi bahwa seri Pixel 6 akan melantai dengan dua varian, yakni seri Pixel 6 (standar) dan Pixel 6 Pro. Kabar yang lalu lalang di media sosial, diprediksi bahwa seri Pixel 6 Pro akan memiliki bentangan layar sebesar 6,7 inci dengan model yang melengkung. Ditambah, layar tersebut akan memiliki refresh rate 12 Hz dan QHD Plus.

Dimensi kamera selalu menjadi yang menarik di seri Pixel. Untuk seri Pixel 6, Google menyematkan tiga kemara di bagian belakang. Google belum secara resmi memaparkan terkait resolusi dari kamera ini. Namun, sudah pasati akan mengusung kamera wide, kamera ultrawide, dan kamera telephoto.

Yang menarik, Pixel 6 dan Pixel 6 Pro akan memiliki chipset resmi buatan dari Google sendiri. Chipset ini bernama Tensor dan diklaim dapat menyaingi para chipset unggulan lain, seperti Qualcomm dan Apple. Tensor kurang lebihnya akan banyak terintegrasi dengan teknologi AI untuk memanjakan user dalam memaksimalkan penggunaan smartphone. (Rafi Aufa Mawardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.