Video  

Cegah Kebocoran Data, Kementerian dan Lembaga Harus Bangun SDM yang Kredibel

cegah-kebocoran-data,-kementerian-dan-lembaga-harus-bangun-sdm-yang-kredibel

JAKARTA-KEMPALAN: Beberapa waktu ke belakang ini, terjadi banyak kasus kebocoran pada tubuh Kementerian dan Lembaga. Oleh karena itu, Badan SIber dan Sandi Negara (BSSN) menghimbau agar seluruh Kementerian dan Lembaga lakukan pembangunan yang terstruktur pada sumber daya manusia untuk mencegah adanya kebocoran data.

Digitalisasi yang sudah diejawantahkan pada seluruh sektor, menawarkan potensi negatif yang cenderung merugikan instansi. Pembobolan data oleh para hacker atau peretas adalah satu satu contoh kasus nyata dan perlu untuk ditangani secara maksimal.

“Dari beberapa kasus yang terjadi, kami sedih melihatnya sebagai contoh BPJS Kesehatan,” ujar (Purn) Hinsa Siburian Kepala BSSN Letnan Jenderal TNI di Jakarta, dikutip dari Suara, pada Senin (13/9).

Hinsa mengungkapkan bahwa pihak Kementerian dan Lembaga harus refleksi diri dan evaluasi secara kolektif. Sebab, yang menjadi tugas dan otoritas dalam mengamankan data insitusi ialah institusi itu sendiri. Oleh karenanya, kelalaian dari satu orang akan menimbulkan efek domino di kemudian hari.

BSSN mensosialisasikan kepada Kementerian, Lembaga, dan masyarakat sipil untuk mengamini Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019. Secara substansi, PP ini membahas perihal sistem elektronik dalam institusi elektronik harus aman, kredibel, dan handal.

Selebihnya, Hinsa mengevaluasi banyaknya kasus yang memiliki tendensi ketidakamanan, tidak kredibel, dan tidak aman pada sistem pendataan institusional. Bahkan, ada beberapa lembaga yang menggunakan jasa dari pihak eksternal untuk mengamankan data. Hal ini yang menjadi celah adanya pembobolan data yang secara eksplisit merugikan negara.

“Ini permasalahan yang utama. Oleh karena itu, tiap-tiap kementerian dan lembaga harus membangun SDM yang handal,” tegasnya.

Terakhir, sebagai representas dari BSSN, ia mengharapkan agar pihak Kementerian dan Lembaga untuk mengevaluasi celah-celah yang dapat menimbulkan kebocoran data. Institusi harus secara protektif melindungi aset-aset data secara benar dan handal. (Rafi Aufa Mawardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.