Video  

Naiknya Biaya Produksi dan Kurangnya Pasokan, TCL Tunda Perilisan Smartphone Layar Lipat

naiknya-biaya-produksi-dan-kurangnya-pasokan,-tcl-tunda-perilisan-smartphone-layar-lipat

JAKARTA-KEMPALAN: Setelah tahun 2020 lalu Samsung luncurkan smartphone dengan teknologi layar lipat, membuat tahun-tahun ke depan akan dihiasi dengan inovasi serupa dari berbagai pabrikan smartphone. Di tahun 2021, ada pabrikan smartphone asal China, TCL yang dikabarkan akan merilis smartphone layar lipat.

Namun, hal ini tidak dapat terealisasi setelah pihak TCL mengkonfirmasi secara resmi akan menunda perilisan dari smartphone ini. TCL di awal memang ingin menandingi Samsung dengan merilis smartphone layar lipat dengan harga yang lebih affordable dan kompetitif. Niat itu surut akibat ada beberapa problematika di sektor produksi.

Melansir dari The Verge, Selasa (14/9), Stefan Streit selaku Chief Marketing Office TCL menjelaskan bahwa hal ini terjadi akibat melonjaknya biaya untuk produksi serta kurangnya rantai pasokan. Oleh karena itu, smartphone yang memiliki kode “Project Chicago” harus ditahan hingga waktu yang belum ditentukan.

Tidak hanya faktor tersebut, diketahui bahwa pandemi Covid-19 memberikan dampak pada branding komoditas TCL yang sangat kurang dibanding merek-merek smartphone lain. Ditambah, minimnya support dari pihak operator menjadi beberapa faktor mendasar tidak jadinya smartphone lipat ini dirilis di tahun 2021.

“Meskipun pasar foldable tumbuh setiap tahun, ini masih merupakan kategori produk premium,” tutur Stefan Streit.

Ia mempertegas alasan ditundanya perilisan dari smartphone inovatif ini. Di mana ia memaparkan ada korelasi antara langkanya komponen smartphone dengan pandemi Covid-19. Hal ini juga berbanding lurus pada ongkos biaya produksi yang membengkak, jauh sesuai dengan apa yang telah dianggarkan. (Rafi Aufa Mawardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.