SOROT! Simpan Kokain 50 Gram Lebih Cuma Dituntut 1 Tahun

Photo by Net

Denpasar – Pria kelahiran Roma, Italia namun terdaftar sebagai warga negara Indonesia bernama Francesco D’Alesio (35) sebelumnya kedapatan menyimpan narkotika jenis kokain seberat 53,42 gram memang bernasib mujur.

Bagaimana tidak, dengan barang bukti narkotika sebanyak itu jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung cuma menuntut hukuman 1 tahun penjara. Ini terungkap dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang digelar secara virtual, Selasa (14/09/2021)

Menariknya lagi, JPU Imam Ramdhodi menyatakan terdakwa terbukti sebagai penyalahgunaan narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No 35 tahun 2009 tentang Nakotika.

“Memohon kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun,” sebut jaksa dalam surat tuntutannya.

Atas tuntutan itu, terdakwa hanya mengajukan pembelaan secara lisan, sehingga pekan depan sidang dilanjutkan dengan agenda putusan hakim.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam dakwaan Jaksa yang dibacakan terungkap, terdakwa ditangkap tim Resnarkoba Polares Badung di sebuah vila di Jalan Umalas Tenon, Badung, Kamis 13 Mei 2021. Sebelum melakukan penangkapan, petugas terlebih dahulu mendapat laporan masyarakat yang menyebut bahwa ada warga asing menyalahgunakan narkotika.

Atas laporan itu petugas polisi langsung melakukan pengintaian hingga penangkapan terhadap terdakwa. Saat ditangkap, polisi langsung meminta izin untuk melakukan penggeledahan. Hasil penggeledahan polisi menemukan satu buah bungkus plastik yang didalamnya berisikan serbuk putih yang diduga kokain sebarat 53,42 gram.

“Selain itu polisi juga menemukan satu buah plastik putih yang didalamnya berisikan serbuk putih yang diduga obat Benzocain dan juga satu buah pipa kaca,” ujar jaksa Kejari Badung itu dalam surat dakwaannya yang dibacakan di muka sidang.

Dari pengakuan terdakwa, ia membeli kokain dari orang yang bernama Micky (DPO). Bahkan dia mengaku sudah lima kali membeli Kokain dari orang  yang bernama Micky ini. “Terdakwa menghubungi Micky dan memesan kokain seharga Rp 20 juta,” sebut jaksa.

Setelah mendapat kokain dari Micky, terdakwa  lalu mencampur kokain dengan obat Benzocaine dengan maksud mengurangi efek keras pada narkotika jenis kokain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.