Video  

Pecco-Fabio dan Empat Race Penentu

pecco-fabio-dan-empat-race-penentu

MISANO ADRIATICO-KEMPALAN: Posisi Fabio Quatararo pada pucuk klasemen MotoGP musim ini semakin terancam. Pembalap Monster Energi Yamaha tersebut kembali tak berdaya di depan Francesco “Pecco” Bagnaia.

Bertarung di rumah sendiri, Misano World Circuit Marco Simoncelli, Misano Adriatico, Minggu (19/9), Pecco pun kembali “menghabisi” Quartararo. Kali ini, keduanya hanya berselisih 0,364 detik!

Pecco memenangi balapan MotoGP back to back dalam dua seri beruntun dengan catatan 41 menit 48,305 detik. Tak hanya itu, dalam papan klasemen sementara MotoGP 2021 ini, nama Bagnaia terpaut 48 poin dari Quartararo.

Dengan tambahan 25 poin Pecco pun kini telah mengoleksi 186 poin. Di sisi lain, 20 poin tambahan membuat Quartararo masih berdiri di puncak dengan koleksi 234 poin. Makanya, dengan persaingan Pecco-Quartararo yang masih stabil di dua podium teratas, maka persaingan berebut gelar musim ini bisa ditentukan dalam empat race terakhir.

Francesco “Pecco” Bagnaia setelah memasuki garis finis di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Misano Adriatico. Foto: Reuters

Keempat race tersebut antara lain di Circuit of the Americas, Austin, AS (3/10), Misano World Circuit Marco Simoncelli, Misano Adriatico, Italia (24/10), Algarve International Circuit, Portimao, Portugal (7/11), Circuit Ricardo Tormo, Valencia (14/11).

’’Hari yang sulit. Pada awalnya Ducati menyerangku dari semua sisi dan saya kehilangan waktu. Saya berpikir saya akan jatuh hari ini,’’ tutur Quartararo. Bukan Jack Miller, kali ini yang memecah konsentrasi Quartararo adalah pembalap Ducati lainnya, Enea Bastianini.

Selain menduduki podium ketiga di belakang Pecco-Quartararo, Bastianini yang baru berusia 23 tahun itu pun juga mencatatkan lap tercepat di Misano. Dia mencatatkan 1 menit 32,242 detik.

’’Saya mencoba untuk menang. Tapi Pecco luar biasa. Kami membawa pulang 20 angka, dan kami masih unggul dengan selisih poin yang bagus,’’ klaim pembalap yang dijuluki sebagai El Diablo itu.

Pecco yang mengikuti jejak Quartararo memenangi dua balapan dalam sepekan di musim lalu mengakui tidak mudah untuk menjaga jaraknya dari Quartararo. Terutama saat lap-lap akhir. ’’Quartararo rata-rata sedikit lebih bagus dari kami. Tapi, pada akhirnya kami beruntung punya motor yang hebat,’’ ungkap Pecco.

Ditanyai seperti apa peluangnya mengejar perolehan poin Quartararo dalam empat race terakhir, pembalap yang juga murid Valentino Rossi itu tak mau berandai-andai. ’’Yan jelas, saat ini ada kebahagiaan yang luar biasa dalam diriku,’’ sambungnya. (Sky Sport Italia, Yunita Mega Pratiwi)

Hasil GP San Marino and Rimini Coast (5 Besar)
Francesco Bagnaia Ducati 0:41:48,305
Fabio Quartararo Yamaha +0,364
Enea Bastianini Ducati +4,789
Marc Marquez Honda +10,245
Jack Miller Ducati +10,469

Editor: Freddy Mutiara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.