Terkait Dugaan Pungli di SMK N 8 Palembang LSM POSE RI Gelar Aksi Damai di Kantor Gubernur Sumsel

  • Whatsapp

Palembang, Sumsel, deliknews.com – Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (POSE-RI) bersama mahasiswa pemerhati demokrasi Sumatera Selatan (Sumsel) gelar aksi damai terkait praktik pungutan liar (Pungli) SMKN 8 Kota Palembang pada masa penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2021/2022 di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (13/10/2021).

Deslefri, ketua umum POSE RI mengatakan, Pungli di SMK N 8 kota Palembang ini diduga berkedok untuk sumbangan bangunan.

“Kami yang tergabung dalam Lembaga POSE RI dan Mahasiswa pemerhati Demokrasi Sumsel menyerukan serta menyuarakan untuk mencegah dan menghindari tindakan-tindakan yang dapat dikatagorikan sebagai tindak pidana Pungli serta tindak pidana korupsi manipulasi atau KKN serta penyalahgunaan uang barang atau kewenangan para pemangku jabatan,” ujarnya.

Deslefri menambahkan, pihaknya akan melaporkan ke kejaksaan tinggi Provinsi Sumatera Selatan, perihal dugaan Pungli yang terjadi pada SMK 8 Kota Palembang pada masa penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2021/2022, yang diduga berkedok sumbangan bangunan.

Tuntutan massa aksi kepada Gubernur Provinsi Sumatera Selatan adalah sebagai berikut:

1. Meminta Gubernur Provinsi Sumatera Selatan untuk segera merekomendasikan kepada dinas pendidikan untuk mengusut tuntas terkait dugaan Pungli yang terjadi di SMK Negeri 8 Palembang pada masa penerimaan Peserta Didik Baru Tahun ajaran 2021/2022, yang diduga dilakukan oleh oknum pihak sekolah dan oknum pihak komite sekolah. Sumbangan tersebut diduga berkedok uang sumbangan untuk bangunan.

2. Meminta Gubernur Sumatera Selatan untuk segera memanggil dan memeriksa Pihak Sekolah SMK Negeri 8 kota Palembang dan Pihak Komite Sekolah SMK Negeri 8 kota Palembang guna untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait dugaan Pungli tersebut.

Sementara Dalam Aksi tersebut di tanggapi dan direspon dengan baik oleh  Asisten pemprov Rohidin Bersama Sekdin pemprov Sumsel Mokoginta, “segara Memgembangkan terkait dugaan pungli dan Memberitahukan Gubernur sumsel apa yang di sampaikan,” singkatnya

(Adi)

 

Pos terkait

loading...