Memalukan, Perkelahian Buruh Proyek Jembatan Gatsu, Pengawas Disorot

  • Whatsapp

Keributan dua pekerja proyek perbaikan jembatan Jalan Gatsu. (Foto: ist)

Denpasar – Video kejadian adu jotos dua orang buruh proyek di lokasi proyek penggantian jembatan ruas Simpang Cokroaminoto (Jln. Gatot Subroto Timur) Selasa 23/11/2021 mendapat sorotan dan viral di media sosial.

Pasalnya, perkelahian buruh proyek jembatan yang berada di kawasan padat lalu lintas ini tidak sewajarnya terjadi dan memalukan. Hal ini tentu saja juga sangat membahayakan untuk pengguna lalu lintas. Apalagi perkelahian itu berlangsung saat kondisi lalu lintas sedang padat merayap gegara adanya proyek sehingga menjadi tambah macet.

Akibat ulah dua orang pekerja membuka ring tinju di ruas jalan, tak plak pengawas proyek dan kontraktor pelaksana menjadi gunjingan. Banyak pihak menyayangkan peristiwa itu bisa terjadi dan mengkritisi perencanaan proyek jembatan yang kurang matang. Disebut-sebut sering terjadi macet begitu juga estetika proyek terlihat asal-asalan alias semrawut.

“Lokasi kejadian di proyek Jembatan titik dua, persisnya di Tukad Ayung. Sebagai diketahui, jembatan titik dua paling rawan akan kemacetan. Kejadian sekitar jam 3 sore saat kondisi sedang macet. Katanya karena kurang komunikasi,” ungkap sumber kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).

Ket : Kondisi Kemacetan Arus Lalu Lintas Pada Proyek Jembatan Jalan Gatsu Timur Denpasar, Rabu (24/11/2021)

Menurut sumber seorang pekerja mengatakan, kejadian itu melibatkan dua orang rekannya, pekerja bernama Bambang dan Agus. Kronologi kejadian diungkapkan dipicu lantaran salah paham antara kedua pihak terkait pengaturan buka tutup jalan.

“Saat itu arus lalu lintas buka tutup, namun karena kurang komunikasi, Agus yang saat itu berjaga di sisi Barat jembatan, tidak memberi tahu Bambang kalau arus lalin akan di buka dari sisi Barat. Begitu sebaliknya, Bambang yang berjaga di sisi Timur jembatan juga tidak menginfokan kalau akan membuka arus dari sisi Timur. Akibatnya, kondisi lalu lintas pun sempat macet karena pengendara dari dua arah berlawanan berebutan saling mendahului di satu jalur yang dibuka,” beber sumber.

Sampai saat ini belum apa keterangan resmi dari pihak PT. Brantas Abipraya (Persero) terkait kejadian adu jotos tersebut. Suprayitno Humas PT. Brantas Abipraya yang dihubungi wartawan belum bisa menjelaskan detail kejadian mengaku masih berada di luar daerah.

Melalui pesan WhatsApp, Suprayitno meminta waktu untuk mencari informasi terkait kejadian yang sempat Viral di medsos tersebut, “Mohon maaf ini kebetulan teman teman mau kumpulin permasalahan dulu, biar lebih jelas dan terkondisikan situasinya karena teman-teman juga masih menyiapkan pekerjaan mungkin besok aja lah ya ketemuannya biar lengkap kronologisnya,” terang Suprayitno. (tim)

Pos terkait

loading...