Mendukung Pemekaran Wilayah Papua

Mendukung Pemekaran Wilayah Papua

Oleh : TImotius Gobay

Masyarakat Papua mendukung penuh pemekaran wilayah yang merupakan aspirasi penduduk setempat. Rakyat Papua pun berkomitmen untuk menyukseskan Pemekaran wilayah Papua guna mempercepat kemajuan di Bumi Cendrawasih.

Saat baru bergabung jadi provinsi di Indonesia, Papua (yang dulu bernama Irian Jaya) hanya memiliki 1 provinsi. Hal ini berlangsung hingga puluhan tahun. Padahal wilayah di Bumi Cendrawasih amat luas (lebih dari 4000 Ha) sehingga bisa terjadi kesulitan dalam pengaturannya. Pemerintah akhirnya melakukan pemekarkan dan ditambah jadi Provinsi Papua Barat.

Setelah ada 2 provinsi maka pada tahun 2021 ada wacana lagi untuk pemekaran wilayah Papua, dan yang paling serius adalah pembentukan Provinsi Papua Tengah dan Papua Selatan. Pemekaran ini dimaksudkan agar lebih mudah dalam mengatur penduduk di Bumi Cendrawasih, karena tiap sukunya berbeda kultur. Jika ada pemekaran wilayah maka gubernurnya bisa lebih mudah untuk mengatur, karena lebih mengerti karakternya.
Pemekaran wilayah Papua juga tercantum dalam UU Otsus dan masyarakat Papua sendiri menyetujuinya. Masyarakat Papua sendiri yang meminta pemekaran wilayah ke pemerintah, dan sebanyak 61 perwakilannya melakukan audensi dengan Presiden Jokowi. Mereka berharap pemekaran wilayah bukan hanya jadi rencana di atas kertas, tetapi juga dilakukan secara nyata.
Pemekaran wilayah memang menjadi topik yang hot dibicarakan di masyarakat Papua. Mereka sadar bahwa pemekaran wilayah bisa membawa banyak dampak positif. Pertama, jika makin banyak provinsi di Papua maka makin banyak pula dana yang dikucurkan untuk APBD, sehingga bisa disalurkan untuk pembangunan di Bumi Cendrawasih.
Kedua, pemekaran wilayah akan memajukan berbagai kabupaten dan kota di Papua, karena akan makin banyak fasilitas dan infrastruktur yang dibangun. Selain gedung kompleks perkantoran gubernur, bupati, dan walikota, maka juga ada sekolah, jembatan, jalan raya, dll. Dengan berbagai infrastruktur ini maka masyarakat akan terbantu karena memudahkan mobilitas dan mendapatkan sekolah dengan fasilitas yang baik.
Sedangkan yang ketiga, pemekaran wilayah juga bisa mempermudah administrasi. Jika wilayah Papua amat luas dan hanya ada 2 provinsi, maka untuk mengurus surat-surat ke ibu kota provinsinya amat melelahkan karena jauh, dan ongkos transportasinya tidak sedikit. Namun ketika ada tambahan provinsi maka jaraknya lebih dekat dan memudahkan mereka dalam mengurus berbagai surat penting.
Thomas Sanpafo, Wakil Bupati Asmat sekaligus ketua tim pemekaran wilayah Papua Selatan akan mengirim surat kepada Presiden Jokowi dan sejumlah menteri terkait, untuk menindaklanjuti rencana pemekaran wilayah. Surat ini dilayangkan setelah ada pernyataan dari Mendagri Tito Karnavian yang memberi lampu hijau pada pemekaran wilayah Papua.
Memang belum dipastikan kapan pemekaran wilayah Papua terjadi. Pertama kita masih dalam kondisi pandemi sehingga pemerintah pusat berfokus pada penanganan efek corona. Kedua, Papua dan Papua Barat menjadi tuan rumah PON XX sehingga masih fokus pada acara tersebut dan membereskannya pasca selesai.
Akan tetapi pemerintah memastikan bahwa pemekaran wilayah di Papua akan benar-benar terjadi, tinggal tunggu waktu yang tepat. Pemekaran wilayah sudah tidak bisa ditunda lagi, demi kemakmuran dan kenyamanan masyarakat Papua.
Papua akan dimekarkan lagi dan ditambah 2 provinsi. Pemekaran wilayah ini dinilai wajar karena untuk daerah seluas Papua, memailiki hanya 2 provinsi itu terlalu sedikit, dan penambahan provinsi juga akan memudahkan masyarakat di Bumi Cendrawsih. Penyebabnya karena mereka makin mudah dalam mengurus administrasi ke ibu kota provinsi.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Gorontalo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.