Disdikbud Kabupaten Banyuasin diduga Kembalikan Uang Negara Terkait Bantuan Covid-19 Kepada Mahasiswa

Banyuasin, Sumsel, deliknews.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banyuasin diduga mengembalikan uang negara Rp 27 juta. Uang tersebut diketahui merupakan bantuan Covid-19 kepada mahasiswa Banyuasin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten Banyuasin pada Tahun 2020 belanja tak terduga Rp.95.397.418.200,53 dengan realisasi per 31 Desember 2021 2020 sebesar Rp.83.437.934.386,50 atau 84,46 persen dari anggaran yang diantaranya realisasi untuk bantuan mahasiswa yang bersumber dari Dana Inssentif Daerah sebesar Rp.4.000.000.000.

Kemudian Disdikbud Banyuasin membentuk tim verifikasi data bantuan mahasiswa, kemudian meminta mahasiswa calon penerima bantuan untuk mengirimkan syarat-syarat seperti kartu tanda mahasiswa, Ktp, KK, transkif nilai dan surat keterangan kurang mampu serta foto kopi rekening bank.

Informasi yang didapat sebanyak 4000 mahasiswa yang menerima bantuan dengan nilai Rp. 1 juta per orang. Namun, setelah program tersebut berjalan, dan hasil uji petik terdapat 107 orang telah menyelesaikan pendidikan sebelum dimulai seleksi calon penerimaan bantuan, kemudian Sembilan orang penerima bantuan dinyatakan telah drof out sebelum dilakukan seleksi. Bahkan sebanyak 27 orang penerima Rp. 27 juta tidak terdaftar sebagai mahasiswa.

Hal ini pun dianggap kurang tepat tim verifikasi data tidak menguji validasi data usulan penerima sehingga bantuan yang diberikan tidak tepat sasaran.

Kepala Disdikbud Kabupaten Banyuasin, Aminudin, S.Pd., S.IP.,MM, saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya informasi tersebut. Sehingga pihaknya pun mengembalikan uang tersebut ke kas daerah.

“Bantuan mahasiswa dampak Covid-19 untuk 4000 mahasiswa Kabupaten Banyuasin satu juta. Ada 27 mahasiswa yang tidak lagi terdaftar di Perguruan Tinggi, Sudah kami kembalikan ke Kas Daerah,” katanya.

Aminudin menjelaskan bahwa permasalahan ini sudah diselesaikan secara hukum. Dan telah dibuktikan dan diklarifikasi beserta bukti administrasi.

“Kami sudah dipanggil dan sudah kami klarifikasi dengan bukti administrasi,” tandasnya.

(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.