Alex: Likuiditas dan Permodalan BPR Lestari Kuat

Komisaris Utama BPR Lestari Bali, Alex P. Chandra (Dok BPR Lestari)

Denpasar – Komisaris Utama BPR Lestari Bali, Alex Purnadi Chandra dalam unggahan di akun FB-nya, Selasa (18/1/2022) menyebutkan likuiditas dan permodalan BPR Lestari kuat.

Menurut pendiri BPR yang beralamat di Jl. Teuku Umar 110 Denpasar Barat ini menyebutkan, tahun 2021 memang bukan tahun yang mudah justru para @lestarian is die harder semua

“Dengan upaya-upaya yang heroik Bank Lestari Bali berhasil membukukan pertumbuhan yang lumayan, risiko yang terukur, likuiditas yang bagus serta permodalan yang kuat. Laba memang tidak sebaik tahun 2019, namun ‘the crisis hit us all’ dan itu ada biayanya,” ungkap Alex dalam tulisannya.

Alex memaparkan Capital Adequacy Ratio (CAR) 27% ini besaran kecukupan modal. Sebuah bank dikatakan sehat jika CAR-nya minimal 12%. Bank Lestari Bali (BPR) di bulan Desember 2021 membukukan modal lebih dari dua kali lipat persyaratan minimal. Dan kalau dilihat trend-nya, setiap tahun konsisten meningkat.

“NPL (Non-Performing Loan) 1,69% ini rasio kredit yang bermasalah dibandingkan dengan total kredit yang disalurkan. Cukup baik menurut saya mah,” cetusnya lagi.

Lebih lanjut Alex menjelaskan ROA (Return of Asset) 2,9% ini rasio profitability. Menurun dibandingkan tahun 2019. Ada biaya-biaya krisis di sini. Kita semua menanggungnya,” tandas mantan pegawai BCA ini

Ditambahkan Alex, terakhir LDR (Loan to Deposit Ratio) 66,63% ini adalah rasio likuiditas. Cuma 66%-an dari dana yang dihimpun yang disalurkan menjadi kredit. Ini ia tegaskan sebagai kebijakan ‘likuiditas’ yang super prudent (hati-hati, bijaksana).

“Terima kasih para nasabah, masyarakat Bali yang telah berbisnis dengan kami,” tutup Alex.

Pos terkait

loading...