Petarung Kenthoel Sukses Gelar Turnamen Layangan Nasional

TANGERANG – Petarung Kenthoel sukses menggelar turnamen layangan aduan tingkat nasional. Sedikitnya 100 atlet layangan dari berbagai daerah bertarung dalam Turnamen di Lapangan Bola Binaremaja, Jalan Kampung Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang,

Turnamen layangan Indonesia Open Super Series 1 berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (22-23 Januari 2022). Para peserta datang dari Malang, Madiun, Pekalongan, Jember, Bandung, Tangerang dan Jakarta.

Keluar sebagai jawara diantaranya Oong Sapi Balap dari Toenk Depok (Juara 1), Swaka Pekalongan (Juara 2), Laba-laba Bandung (Juara 3) dan King Salman Bogor (Juara 4).

Ketua Panitia sekaligus owner ‘Petarung Kenthoel’ Senja Rirawanda mengatakan, turnamen ini digelar untuk melestarikan layang-layang sekaligus menjadi ajang silaturahmi para pecinta layangan aduan antar daerah.

“Turnamen ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan layang-layang, ini juga kan termasuk olah raga rekreasi yang sudah dapat dipertandingkan,” kata Senja kepada wartawan usai pertandingan.

Menurutnya Turnamen Layangan Indonesia Open Super Series ini juga akan digelar di tiga provinsi lain. Seri berikutnya akan dihelat di Jawa Timur.

“Kota pembuka di Tangerang, seri kedua Malang, ketiga di Manado dan seri ke empat nantinya di Bali,” kata Senja.

Dengan diselenggarakannya turnamen ini, Senja berharap layangan aduan dapat menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Kita sedang mencari formula, kita coba satukan di seluruh daerah, kita sedang meramu konsepnya. Kita berharap nantinya, olahraga rekreasi ini dapat menjadi cabang olah raga,” harapnya.

Sementara itu, salah satu atlet layangan aduan dari Team Joksyn Jawa Timur, Lucky Maulana mengatakan, lapangan yang dijadikan tempat turnamen layangan Indonesia Open Super Series 1sangat mendukung untuk bertanding.

“Lapangannya sih sudah lumayan, standarlah untuk wilayah Jabodetabek. Kita berharap, kedepannya pertandingan seperti ini dapat kembali digelar di lapangan ini,” tutup pria asal Malang, Jawa Timur ini. [den]

 

Pos terkait

loading...