BPKAD Kota Palembang Memilih Bungkam, Terkait Terlambat Setor Laba 31 M di PT. PDAM Tirta Musi

- Tim

Senin, 14 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Sumsel, deliknews.com – Hingga kini belum ada satu pun pejabat pemerintah kota (Pemkot) palembang yang bisa menjelaskan secara rinci terkait dengan Perusahaan Badan usaha milik daerah (BUMD) PT. PDAM Tirta Musi yang terlambat Setor Laba 31 Miliyar lebih di Pemkot Palembang.

Salah satunya Kepala BPKAD Kota Palembang, Zulkarnain juga memilih untuk tidak merespons atau Bungkam, senin (14/02/2022).

Bagaimana tidak, Saat dikonfirmasi awak media deliknews.com Beberapa kali dihari yang berbeda untuk menanyakan hal itu, Kepala BPKAD kota palembang Zulkarnain enggan berkomentar sepatah kata pun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Menurut Direktur PDAM Tirta Musi Palembang Andy Wijaya, laba itu disetorkan pada Juni tahun 2021. Keterlambatan penyetoran disebabkan adanya perbedaan pendapat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Karena ada dua pendapat yang berbeda mengenai pembagian keuntungan tersebut. Ada beda antara BPK dan BPKP,” kata Andy Wijaya ketika dikonfirmasi penyebab keterlambatan penyetoran tersebut

Saat dikonfirmasi Ulang Ke Dirut PDAM Tirta Musi palembang Andy Wijaya, Terkait Surat Nomor 900/391.A/PDAM/2020 Kepada BPKAD Kota Palembang perihal penyampaian permintaan penghapusan atas laba tahun 2019 dan tidak ditagihkan lagi.

Andy wijaya Menjelaskan PDAM mengajukan permohonan pengurangan PAD karena PDAM sudah menyumbang untuk dana stimulus covid 19 dengan membebaskan pembayaran rekening tarif 1A.1B.1C serta golongan Masyarakat berpenghasilan Rendah (MBR) tapi tidak disetujui oleh BPKAD, jadi dana 31 M kekurangan PAD masih tetap dibayarkan,” Jelasnya.

Kemudian Direktur PDAM Tirta Musi Palembang Kota juga tidak bisa memberikan penjelasan ketika ditanya soal bunga laba Rp31 milyar yang tersimpan di bank dari tahun 2019 sampai 2021.

“Silahkan konfirmasi ke BPK, kenapa 31 M dan tidak lebih. Kami hanya menjalankan rekomendasi BPK,” Kata andy wijaya.

(Adi)

Berita Terkait

Ruas Jalan Menuju Perumahan Mutiara Indah Desa Talang Ilir Banyuasin Belum Pernah Tersentuh Pembangunan
Polsek Babat Supat Selidiki Pelemparan Batu Bus Putra Remaja
Kapolda Menerima Ka BNNP Sumsel Beserta Staff
Kapolda berikan Apresiasi dan PIN Emas Buat Polisi, Sukses Ungkap Pembunuhan Sadis Dalam Waktu 1 X 24 Jam
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti 7,7kg Sabu dan 183 Butir Pil Ekstasi
Di Hina Ibu RT, Istri Wartawan TV Nasional Lapor Polisi
Menggunakan Motor, Kapolda Sumsel Turun Langsung ke Lapangan Urai Kemacetan di Banyuasin
Dirlantas Polda Sumsel Minta Masyarakat Jadikan Momen mudik Lebaran Untuk Taat Berlalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 30 April 2024 - 18:24 WIB

Ruas Jalan Menuju Perumahan Mutiara Indah Desa Talang Ilir Banyuasin Belum Pernah Tersentuh Pembangunan

Senin, 29 April 2024 - 16:32 WIB

Polsek Babat Supat Selidiki Pelemparan Batu Bus Putra Remaja

Jumat, 19 April 2024 - 11:58 WIB

Kapolda Menerima Ka BNNP Sumsel Beserta Staff

Kamis, 18 April 2024 - 21:05 WIB

Kapolda berikan Apresiasi dan PIN Emas Buat Polisi, Sukses Ungkap Pembunuhan Sadis Dalam Waktu 1 X 24 Jam

Kamis, 18 April 2024 - 20:32 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti 7,7kg Sabu dan 183 Butir Pil Ekstasi

Minggu, 14 April 2024 - 01:04 WIB

Di Hina Ibu RT, Istri Wartawan TV Nasional Lapor Polisi

Minggu, 7 April 2024 - 17:05 WIB

Menggunakan Motor, Kapolda Sumsel Turun Langsung ke Lapangan Urai Kemacetan di Banyuasin

Minggu, 7 April 2024 - 13:48 WIB

Dirlantas Polda Sumsel Minta Masyarakat Jadikan Momen mudik Lebaran Untuk Taat Berlalu Lintas

Berita Terbaru

Regional

Kabag Ren Polres Nisel Dan Kapolsek Sertijab

Senin, 20 Mei 2024 - 13:53 WIB

Regional

Firman Giawa Hadiri Perayaan HUT BKPN Ke – 30 Tahun

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:26 WIB