Pekerjaan Jalan Beton 34 Miliyar Akses Muara Padang Terkesan Tanpa Pengawasan

Banyuasin, Sumsel, deliknews.com- Pekerjaan cor beton atau rigid Pavement jalan akses Muara Padang Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin yang viral di Medsos terkesan tanpa pengawasan. Jalan yang di bangun dengan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan MOU pengawasan dari Kejaksaan Sumsel dengan memakan biaya sebesar Rp. 34.486.302.400 yang di menangkan oleh PT. Musi Karya Teknik dengan pengerjaan 71 hari kalender terlihat dengan kasat mata asal – asalan dalam pengerjaannya menurut K MAKI yang meninjau lokasi pekerjaan, Sabtu siang (12/02/2022).

“Jalan cor beton per segment di hubungkan dengan besi dowel namun pada pekerjaan jalan Muara Padang tidak terlihat pembesian dowel,” ujar Ir. Feri Kurniawan Deputy K MAKI yang turun langsung ke lapangan.

”Besi owel merupakan material penghubung antara dua komponen struktur berupa batang baja polos maupun profil yang dipergunakan untuk menyambungkan ataupun mengikat pada rigid pavement agar patahan segmen beton tidak terpisah,” jelas Ir. Feri Kurniawan.

Sementara itu Koordinator K MAKI Bony Balitong berpendapat juga terkait pekerjaan cor beton ini, “bagaimana sampai terjadi besi wire mesh diameter 7 mili untuk tulangan di hampar saja tanpa pengikatan dengan sloff atau dowel,” kata Bony Balitong.

“Sambungan antar blok beton cuma dengan memasang mal kayu dan mengakibatkan air mengalir ke landasan badan jalan,” jelas Bony Balitong

Kalau base atau perkerasan bawah di masuki air maka blok beton akan pecah karena base jalan menjadi lunak karena rembesan air,” kata Bony Balitong.

“Jalan cor beton seharusnya di design mampu menahan beban berat dari kendaraan bermuatan berat, lebih tahan banjir dan genangan air,” tutup bony.

Senada dengan Bony Balitong Deputy K MAKI menambahkan pendapatnya, “untuk jalan cor beton sebaiknya di buat dengan design standart perkerasan kaku (rigid pavement) yakni perkerasan base dan leveling kemudian pemasangan mal sesuai ketebelan beton rencana dan untuk menghindari air semen terserap base maka di cor dahulu dengan beton plastis atau learn concrete selanjutnya pemasangan wire mesh dan besi dowel dan selanjutnya pengecoran beton perkerasan K.275,” jelas Feri Kurniawan.

“Di lokasi pekerjaan tidak terlihat pekerjaan seperti itu dan hanya penghamparan wire mesh kemudian di cor”, kata Feri Kurniawan

Dia juga menambahkan, Harusnya ada pengawas yang melihat pekerjaan dan melakukan pengawasan Quality dan Quantity kontrol.

“Di khawatirkan umur pemakaian konstruksi tidak maksimal dan ada item pekerjaan tidak terlaksana dan menjadi potensi kerugian negara,” pungkas Feri Kurniawan.

(Adi/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.