Atambua, NTT, dekiknews –Komunitas wartawan yang bertugas di Kabupaten Belu wilayah perbatasan RI-RDTL yang tergabung dalam wadah Persatuan Jurnalis Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL kembali mengelar rapat pemilihan kepengurusan Pena Batas periode 2022-2024.
Rapat pemilihan dipimpin Ketua Panitia Adhock, Yan Parera dan Sekretaris Teni Jenahas yang dihadiri oleh 19 orang anggota Pena Batas itu berlangsung di Nekafehan, Jumat (18/2/22).
Setelah melalui beberapa tahapan pemilihan, Mariano Parada terpilih sebagai Ketua Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL periode 2022-2024 menggantikan Stefanus Dile Payong, sedangkan Teni Jenahas menggantikan Yansen Bau sebagai Sekretaris Pena Batas
Mariano Parada dan Teni Jenahas diberi mandat untuk menakodai Pena Batas dua tahun kedepan itu merupakan hasil dari proses pemilihan yang berjalan secara demokratis. Sebelumnya, panitia Adhock memberikan kesempatan pada peserta rapat untuk mengusulkan nama bakal calon. Ada lima bakal calon yang dipilih quorum yakni, Mariano Parada (wartawan Oke NTT, Yansen Bau (NTT Online), Teni Jenahas (Pos Kupang), Stefanus Dile Payong (MNC Grup) dan Jefri Suni (Indosiar).
Selanjutnya, dilakukan lobi. Hasil lobi, tiga bakal calon masing masing, Stefanus Dile Payong, Yansen Bau dan Jefri Suni menyatakan mengundurkan diri dengan alasannya masing-masing. Sedangkan Mariano Parada dan Teni Jenahas menyatakan diri siap maju sebagai calon ketua melalui pemilihan tertutup atau voting.
Karena hanya dua bakal calon, Ketua Tim Lobi, Ferdi Talok didampingi Dhoru Vicente melakukan lobi dengan kedua bakal calon. Ketua tim lobi memberikan kesempatan pertama kepada kedua calon Mariano Parada dan Teni Jenahas untuk bernegosiasi atau berembuk sebelum dilanjutkan pada pemilihan voting.
Hasil negosiasi pertama, bakal calon Mariano Parada dan Teni Jenahas tetap menyatakan siap maju dan mengikuti proses pemilihan melalui voting.
Lagi-lagi Ketua Tim Lobi, Ferdi Talok memberikan kesempatan kedua kalinya kepada kedua calon untuk berembuk dengan berbagai pertimbangan yang sangat masuk akal serta demi keberlangsungan roda organisasi ke depan.
Hasil rembuk, kedua calon masing-masing bersepakat menduduki jabatan Ketua dan Sekretaris yang merupakan pucuk pimpinan dalam organisasi Pena Batas berdasarkan AD/ART.
Dengan berbagai pertimbangan,
bakal calon Teni Jenahas menyatakan untuk menduduki posisi sekretaris. Dengan demikian, Mariano Parada menduduki posisi sebagai Ketua Pena Batas RI-RDTL periode 2022-2024.
Setelah pemilihan, pimpinan Adhock memberikan kesempatan kepada pimpinan Pena Batas, yakni Ketua dan Sekretaris untuk menyampaikan pidato singkat mengenai program dan kegiatan Pena Batas dua tahun ke depan serta harapan.
Secara bergantian Ketua Pena Batas, Mariano Parada dan Sekretaris Teni Jenahas memberikan ungkapan hati atas kepercayaan anggota untuk memimpin Pena Batas RI-RDTL.
Pada intinya, Mariano dan Teni mengajak anggota Pena Batas untuk menjaga kekompakan dan manjaga marwah wartawan di mata publik. Pers sebagai salah satu pilar demokrasi harus bisa berdiri kokoh dan bermartabat serta berbakti untuk mensejahterakan kehidupan bangsa.
Sementara itu, Ketua demisioner, Stefanus Dile Payong didampingi Sekretaris Yansen Bau mengucapkan terima kasih atas dukungan dari anggota sehingga kegiatan pemilihan pengurus Pena Batas dapat berlangsung aman, lancar dan sukses.
Stef dan Yansen juga menyampaikan permohonan maaf bila selama masa kepemimpinannya ada kekhilafan dan kekeliruan agar bisa dimaafkan.
“Saya bersama pak Sek menyampaikan terima kasih dan mohon maaf bila selama masa kepemimpinan kami ada hal yang kurang berkenan,” Ucap Stef dan diamini Yansen.(dhoru/Dami Atok)
