Tanah Negara Di Duga Di persewakan

tanah Negara di duga jadi galangan kapal

Makassar,Deliknews.com

Tanah Negara yang kurang mendapat perhatian  oleh instansi  pemerintah kerapkali di mamfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk keutungan pribadinya terlebih lagi salah satu oknum pejabat di salah satu Dinas Provinsi Sul Sel.

Bantaran sungai Jeneberang memiliki beberapa lahan kosong satu diantaranya di kawasan Tanjung Bunga tepatnya di belakang kantor Cabang Dinas Kelautan Mamminasata Sul Sel di duga jadi galangan kapal swasta yang mana hasilnya di duga di kantongi salah satu oknum pejabat Dinas Perikanan Sul Sel.  Menurut salah satu penggiat anti korupsi yang akrab di panggil Mas panji bahwa Mendirikan atau membangun satu galangan kapal banyak persyaratan harus di penuhi, termasuk yang utama izin pinjam pakai dari pemilik lahan di duga kuat  tidak ada legilitasnya, termasuk bukti kepemilikan lahan, dan itu pelanggaran besar karena lahan itu milik negara pengairan SNVT jeneberang terang Panji, kemudian “ oknum pejabat tersebut tidak mengantongi PSK  ( perintah surat kerja )  baik dari Dinas Perikanan Sul Sel ataupun dari biro aset provinsi  sulsel,

“kalaupun ada kesepakatan pinjam pakai antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi Sul Sel terkait lahan ini, dilarang dimamfaatkan untuk keuntungan pribadi,itu  sudah merugikan Negara “ SNVT harus tegas menyikapi persoalan ini soalnya ini menyangkut keuangan Negara, pungkas panji

Oknum Pejabat inisial HB saat coba di hubungi ponselnya konfirmasi terkait lahan tersebut, ‘ bahwa lahan itu sudah di serahkan oleh Pemkab Gowa ke Pemrov Sul Sel namun HB lupa kapan penyerahannya yang jelasnya kata HB, lahan yang ada di belakang kantor Mamminasata di kerja samakan dengan salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang pembangunan kapal, tidak ada sewa meneyewa di lahan itu, bantah Oknum pejabat inisial HB

Sumber yang di himpun bahwa oknum HB bersama salah oknum pengusaha inisial Whd ( Kontraktor Kapal  ) membangun lahan tersebut kemudian di duga kuat mempersewakan kesalah satu pengusaha inisial Zl juga kontraktor kapal perusahaanya  disinyalir bernama CV DCS

Di tempat terpisah Kasubag TU Cabang Dinas Kelautan Mamminasata Sul Sel Ismail,”  menerangkan bahwa tanah yang ada di bantaran sungai je,ne berang sampai 15 meter di seberang tanggul adalah tanah pompengan Jeneberang Dirjen Pengairan Kementrian PU termasuk kantor yang kita tempati ini, mungkin sifatnya pinjam pakai terang Ismail, “ terkait sewa menyewa atau siapa oknum membangun lahan tersebut kami tidak tahu,itu bukan ranah kami,lagian “ saya baru sebulan menjabat Kasubag TU, pungkas Ismail saat di temui di kantornya pekan lalu .   ( Irone )

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.