Pemindahan IKN Minimalkan Ancaman Negara

Pemindahan IKN Minimalkan Ancaman Negara

Oleh : Aditya Akbar

Rencana pemindahan Ibu Kota Negara tentu tidak direncanakan tanpa adanya tujuan, selain demi pemerataan, pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur juga dinilai dapat meminimalkan ancaman negara.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan yang menyatakan bahwa Ibu Kota Negara (IKN) yang hendak dipindahkan dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur akan dapat meminimalkan potensi ancaman terhadap negara.

Budi mengatakan penaklukan suatu negara secara de facto ditandai dengan keberhasilan dalam menduduki fasilitas strategis, termasuk IKN.

Dalam keterangan tertulisnya Budi mengatakan penaklukan negara secara de facto ditandai dengan keberhasilan dalam menduduki fasilitas strategis termasuk Ibu Kota Negaranya sebagai simbol runtuhnya sistem negara tersebut.

Pemisah akan ibu kota negara dengan kota-kota lain akan meminimalkan ancaman negara.
Budi juga menyatakan bahwa pemindahan IKN penting dilakukan dalam rangka mendorong magnet pertumbuhan ekonomi baru yang dapat memberi kontribusi secara nasional.

Budi menyebut pemindahan IKN bukan hanya soal pemindahan gedung-gedung perkantoran pemerintahan, pegawai atau pembangunan fisik saja.
Pemindahan IKN ke Kalimantan Timur juga berpotensi menstimulus pertumbuhan ekonomi yang semakin merata ke luar pulau Jawa. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut tentu saja perlu konektivitas antar wilayah dan keterkaitan yang kuat antar sektor.
Sebelumnya, Jokowi menyebut IKN Nusantara akan dijadikan contoh kemajuan dan transformasi Indonesia di berbagai lini. Jokowi juga mengaku bahwa dirinya ingin menunjukkan IKN sebagai contoh transformasi suatu negara baik dari segi lingkungan, cara kerja, basis ekonomi dan teknologi. Sementara itu, dalam segi peningkatan kualitas kesehatan dan pandidikan, serta tata sosial yang toleransi dan menjunjung etika publik.
Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa program pembangunan IKN di Kalimantan Timur merupakan bagian penting dalam proses ini, IKN Nusantara akan dijadikan showcase transformasi.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto telah memberikan dukungan penuh agar Presiden Jokowi berani memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Menurut Prabowo, pemindahan IKN ke Kalimantan Timur merupakan langkah yang strategis dan memang sudah harus dilakukan demi segera memisahkan pusat pemerintahan dari pusat ekonomi negara.
Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur dinilai Prabowo sudah melewati segara pertimbangan dan studi yang matang sehingga langkah pemindahan ini sudah semestinya diwujudkan.
Pada kesempatan sebelumnya, Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran Muradi menilai potensi ancaman pertahanan di Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Baru lebih kecil karena daerah tersebut lebih tertutup daripada Jawa.
Meski potensi ancaman kecil, Muradi juga mengingatkan agar pemerintah harus tetap mengembangkan kekuatan pertahanan. Pertimbangannya karena secara geografis Kalimantan Timur dekat dengan negara tetangga seperti Malaysia hingga Filipina.
Muradi juga menilai kedalaman laut di Selat Makassar menjadi alasan lain menurunnya potensi ancaman pertahanan jika lokasi IKN berada di Kalimantan Timur. Dirinya menuturkan kedalaman laut tersebut bisa membuat kapal selam hingga kapal perang modern dan berukuran besar bisa berada di dekat ibu kota.
Ia menambahkan pemindahan ibu kota secara otomatis akan berdampak pada pemindahan Markas Besar TNI dan Polri. Akan tetapi, ia mengatakan pemindahan itu tidak akan mempengaruhi koordinasi ketika terjadi ancaman. Menurutnya koordinasi tidak akan terganggu karena adanya teknologi komunikasi. Selain itu, sudah ada satuan yang tersebar di Indonesia.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri PPN Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur Velix Vernando Wanggai mengatakan bahwa Pansus RUU IKN menetapkan realisasi pemindahan IKN akan mulai dilakukan pada semester I/2024. Menurutnya, pemerintah menargetkan proses pemindahan IKN bisa selesai secara keseluruhan di tahun 2045. Target tersebut sesuai dengan masterplan yang dirancang.
Luas lahan yang direncanakan untuk IKN, menurut Velix, luas total tersebut 3 kali lebih luas dari wilayah DKI Jakarta.
Pemindahan IKN dari Jakarta ke Kalimantan merupakan hajat besar yang diharapkan mampu menjadikan Indonesia lebih maju, selain meminimalisir adanya potensi ancaman, pemindahan IKN juga merupakan wujud pembangunan yang Indonesiasentris.

)* Penulis adalah kontributor Pertiwi Institute

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.