Diduga Cemburu Buta, Karyadi Meregang Nyawa Ditangan Eko Harmoko

Muara Enim, Sumsel, deliknews.com – Kasus pembunuhan yang dilatari rasa cemburu terjadi di wilayah Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Mura Enim, pada Sabtu malam, 05 Maret 2022. Peristiwa berdarah yang sempat membuat geger warga ini diungkap dalam Konferensi Pers, yang dipimpin langsung Kapolres Muara Enim, AKBP Aris Rusdiyanto SIK di halaman Mapolsek Gelumbang, Minggu (06/03/2022)

Dalam ungkap kasus itu, Kapolres Muara Enim, AKBP Aris Rusdiyanto SIK, yang didampingi Kapolsek Gelumbang, AKP Morris Widhi Harto SIK, Kasat Reskrim Polres Muara Enim, AKP Widhi Andika Darma SH SIK, dan Kanit Reskrim Polsek Gelumbang, Iptu Syawaluddin SH, menyebutkan, pihaknya berhasil menangkap pelaku tak lama berselang 2 jam dari kejadian.

“Pelaku berinisial EH (34) merupakan warga Desa Gumai, Kecamatan Gelumbang. Pelaku ini terjerat dalam pasal 338 KUHPidana jo pasal 531 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman 15 Tahun penjara,” tegas Aris.

Dijelaskan Aris, dalam peristiwa penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia tersebut terjadi di depan sebuah warung kopi mlik Saudari Endang di Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, pada Sabtu malam, 5 Maret 2022.

“Pelaku saat ditangkap sempat melakukan perlawanan dengan mengeluarkan sebilah pisau dan hendak melukai petugas, sehingga akhirnya petugas kita terpaksa melumpuhkan pelaku secara terukur,” ungkap Kapolres Muara Enim.

Dilanjutkan Kapolres, bahwa pelaku pembunuhan itu berhasil ditangkap Team Puma Polsek sekitar 2 jam setelah kejadian. Usai sebelumnya mendapatkan laporan dari masyarakat dan langsung melakukan olah TKP serta memintai keterangan saksi m, yang kemudian dilakukan pengejaran dan pelaku berhasil ditangkap saat berada di depan SPBU Gelumbang.

Masih menurut Kapolres Muara Enim, adapun motif pelaku nekat membunuh korban bernama Karyadi (44) warga Desa Meranjat, Kabupaten Ogan Ilir karena motif cemburu, saat berada di warung kopi milik Mardiah di Desa Talang-Taling.

“Karena motif cemburu dan pelaku juga saat dilakukan tes urin, positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu dan kini pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya,” imbuh AKBP Aris Rusdiyanto.

Sementara, pelaku pembunuhan EH (34), saat diwawancarai awak media mengaku menyesal. Dikatakannya, ia cemburu, saat korban mendekati Mardiah dan anaknya. Ia juga mengaku siap menjalani hukumannya selama 15 tahun penjara sesuai pasal yang menjeratnya.

Terpisah, salah satu anggota keluarga korban, yakni Sakti (19) yang ikut menyaksikan kegiatan konferensi pers di Mapolsek Gelumbang menyampaikan apresiasi atas gerak cepat anggota Polsek Gelumbang dalam menangkap pelaku pembunuhan saudaranya. “Saya sangat apresiasi, dan meminta pelaku dihukum sesuai perundang-undangan dan pasal yang disangkakan,” tukasnya.

Hadir dalam kegiatan Konferensi pers itu, yakni Kapolres Muara Enim didampingi Kapolsek, Kasat Reskrim, Kanit Reskrim dan para personel Team Puma Polsek Gelumbang, serta sejumlah para awak media yang bertugas di wilayah Mapolsek Gelumbang.

(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.