Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat Membutuhkan Kolaborasi Semua Pihak

Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat Membutuhkan Kolaborasi Semua Pihak

Oleh : Alfred Jigibalom

Papua dan Papua Barat sedang dipercepat pembangunannya oleh pemerintah, agar tidak ada kesenjangan dengan wilayah lain. Tentu saja pembangunan ini membutuhkan kolaborasi dari semua pihak agar hasil yang didapat lebih optimal.

Apa yang Anda bayangkan tentang Papua? Tak bisa dipungkiri, dulu tempat tersebut memiliki image sebagai wilayah yang hanya masih berupa hutan dan ada honai alias rumah adat di mana-mana.

Padahal sudah sejak orde reformasi, terutama di pemerintahan Presiden Jokowi, Papua dan Papua Barat tumbuh pesat menjadi dua provinsi yang maju dan modern.

Percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat menjadi prioritas pemerintah karena di dua provinsi tersebut memiliki banyak potensi.

Selain sumber daya alam, ada pula eksotisme alam yang menjadi objek pariwisata yang menarik. Semuanya bisa digunakan agar kedua provinsi lebih maju lagi.

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menyatakan bahwa pemerintah terus melakukan upaya percepatan pembangunan di Provinsi Papua dan Papua Barat. Dalam artian, percepatan memang perlu dilakukan agar di sana lebih maju lagi dan ada pemerataan, sehingga tercipta keadilan dari Sabang sampai Merauke.

Percepatan tersebut terlihat dari rancangan berbagai regulasi terkait program ini, di antaranya Peraturan Presiden (Perpres) tentang Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otsus Papua (BP3OKP) dan Perpres tentang Rancangan Induk Percepatan Pembangunan Otsus Papua 2021-2041 (RIPPP).
Wapres menegaskan untuk menyukseskan program percepatan, selain regulasi diperlukan juga kerja sama dari berbagai pihak, termasuk Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), agar dasar hukum yang telah diterbitkan dapat terimplementasi dengan baik di lapangan.
Majelis Rakyat Papua memang dibentuk untuk rakyat dan menjadi representasi dari rakyat di Bumi Cendrawasih. Jika MRPB bekerja sama dengan pemerintah maka akan tercipta kolaborasi, sehingga pembangunan di sana akan lebih cepat lagi.
Dalam artian, MRPB harus bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, agar pembangunan di Papua dan Papua Barat berhasil. Jika ada pertentangan maka akan kacau-balau karena rakyat tentu membela MRPB. Akan tetapi anggota MPRB yang terhormat menyadari bahwa berbagai program yang dibuat oleh pemerintah sangat berguna, sehingga mereka mau bekerja sama, demi masa depan Papua yang lebih baik.
Berbagai program telah dibuat oleh pemerintah demi modernitas Papua dan Papua Barat, seperti otonomi khusus yang dimulai tahun 2001 dan diperpanjang lagi tahun 2021. Dengan program ini maka ada berbagai infrastruktur yang dibangun seperti Jalan Trans Papua. Juga ada pemberian beasiswa bagi murid berprestasi dan bantuan modal bagi para mama alias ibu-ibu, untuk berdagang, sehingga mereka bisa mendapatkan penghasilan.
Majelis Rakyat Papua sudah seharusnya mendukung dan menyiarkan berbagai program yang dibuat oleh pemerintah, sehingga masyarakat sampai di pelosok mengetahuinya. Dengan begitu, maka mereka akan mendukung program tersebut dan bersama-sama membangun Papua tercinta.
Memang dibutuhkan kolaborasi agar Papua dan Papua Barat maju, karena jika ada kerja sama maka akan lebih solid. Di Bumi Cendrawasih akan makin modern dan potensinya semakin tergali, sehingga akan menguntungkan rakyat. Mereka akan memiliki taraf hidup yang lebih baik, berkat fasilitas-fasilitas yang dibangun oleh pemerintah.
Percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat menjadi prioritas pemerintah, agar keadaan di kedua provinsi lebih maju lagi. Butuh kolaborasi dari semua pihak agar misi modernitas di Bumi Cendrawasih berhasil, seperti restu dari Majelis Rakyat Papua dan Papua Barat, serta seluruh elemen masyarakat.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Gorontalo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.