Terkait Pinjaman Dana PEN, ini Kata Politisi Muda DPD PAN Galus

Gayo lues-DelikNews-Alisadikin Politisi Muda yang saat ini menahkodai Partai Amanat Nasional  DPD II Gayo lues memberikan tanggapan tentang pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional yang diprogramkan kementrian keungangan Indonesia sejak Vandemi Covid 19  tahun 2019 yang lalu yang hingga kini memiliki dampak Kepada masyarakat.

Untuk mengatasi kesulitan masyarakat, pemerintah pusat membuat beberapa progran yang menyentuh masyarakat, pelaku usaha, kecil menengah, makro, mikro, dan yang lebih nyata Bantuan Langsung Tunai (BLT)  serta bantuan langsung tunai dari Anggaran Desa, atau (BLTDESA) ini langsung menyentuh masyarakat kata Ali. Rabu 23-03-2022 Di kediamannya.

Berkaitan dengan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemda Gayo Lues harus mengkaji terlebih dahulu, secara prosudural pinjaman daerah ini, sesuai dengan yang diamanahkan oleh PP Nomor : 59 Tahun 2018 tentang pinjaman daerah,  serta seberapa  urgen-nya pinjaman ini untuk masyarakat, serta masyarakat manakah yang sangat membutuhkannya?

Apa yang disampaikan Metri Keuangan tentang program ini  untuk tahun 2022 agak berbeda dari tahun sebelumnya,  pemerintah Daerah Kabupaten Gayo lues harus memiliki rencana yang matang tentang  penggunaan dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional, bukan program serabutan  yang tidak memiliki manfaat bagi masyarakat terimbas Covid-19.

“Wajib menghasilkan serta dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah(PAD) karna pinjaman ini wajib dikembalikan,” tandanya.

Selain membayar angsuran pengembalian, kepada Kementrian Keuangan, Pemerintah  Daerah diwajibkan meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat serta optimalisasi pelayanan di semua sektor yang bermuara pada kepentingan masyarakat.

Ali sadikin berharap dan meminta kepada pemerintah daerah exsekutif dan legeslatif  agar duduk bersama mengkaji program pinjaman PEN, agar tepat guna dan bermanfaat supaya pemerintah dan rakyat Gayo Lues  tidak terbebani oleh hutang yang tidak jelas peruntukannya.

“Kita harus mencerminkan penghematan anggaran, peningkatan pendapatan, manfaat sosial bagi masyarakat, serta mendapatkan hasil langsung dari sebuah program,” tutupnya.(biro Aceh)

 

Pos terkait

loading...