Kapolres Nisel Gelar Konferensi Pers Terkait Judi Sabung Ayam

Nias Selatan, deliknews – Kapolres Nias Selatan AKBP Reinhard H. Nainggolan, SH, SIK, MM di dampingi Kasat Reskrim Polres Nias Selatan AKP Defta Sitepu, SH menggelar konferensi Press terkait pengungkapan kasus judi sabung ayam, Senin (28/03/2022) di lapangan Mako Polres Nias Selatan, Jalan Mohammad Hatta Kelurahan Pasar Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan.

 

Sebelumnya personil Polres Nias Selatan telah melakukan penggerebekan gelanggang sa sabung ayam  di kawasan Jl.Baloho Indah desa Hiliana’a Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan, minggu tanggal 27 maret 2022, sekitar pukul 15.45 Wib, dan mengamankan para tersangka dan sejumlah barang bukti lainnya.

 

Kapolres Nias Selatan AKBP Reinhard H. Nainggolan, SH, SIK, MM dihadapan sejumlah wartawan dari berbagai media menyampaikan bahwa penggerebekan itu berawal dari laporan masyarakat bahwa adanya aktivitas judi sabung ayam, di kawasan Jl.Baloho Indah desa Hiliana’a Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan.

 

Selanjutnya melalui Waka Polres Nias Selatan Kompol Jauhari Lumbantoruan beserta tim opsnal Sat Reskrim Polres Nias Selatan langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penggerebekan. Dan pada saat dilakukan penggerebekan, sempat terjadi kejar-kejaran terhadap para pelaku, namun berhasil mengamankan beberapa orang yang di duga pelaku tanpa perlawanan.

 

“Kita berhasil  mengamankan beberapa orang, namun setelah melaksanakan beberapa proses lebih lanjut, saat ini kita tetapkan ada tiga orang tersangka yang mana, masing-masing memiliki peran, yakni : HL (45) merupakan sebagai pemilik gelanggang judi sabung ayam, FL (43) berperan sebagai wasit samping, dan YS (39) berperan sebagai wasit tengah,” Ungkap Reinhard .

 

Dia menambahkan bahwa dari Hasil interogasi yang diperoleh dari tersangka yang diamankan Bahwa kegiatan judi sabung ayam di gelagang Pantai baloho itu, sudah ada sejak bulan Januari 2022 lalu hingga saat ini. Sementara Kegiatan judi sabung ayam dibuka setiap hari Sabtu dan Minggu pada pukul 13.00 Wib dan pertarungan di mulai pukul 15.00 Wib.

 

Taruhan dibagi menjadi dua bagian yajni : taruhan tengah dan taruhan samping, yang mana besar taruhan tengah dari Rp 500.000. paling rendah hingga Rp 5.000.000. bahkan lebih. Untuk taruhan samping sebesar Rp 100.000. paling rendah hingga Rp 3.000.000. dan besaran setoran kepada pemilik gelanggang, sebesar 12,5% dari total taruhan ayam yang di pertandingkan, urainya.

 

Barang bukti yang diamankan berupa : 68 unit sepeda motor, 4 ekor ayam aduan, 2 unit ring arena ayam aduan, 6 unit kurungan ayam, 8 unit kisa ayam aduan, 1 unit meja plastic kecil, 1 unit handphone merk vivo, 2 unit hanphone merk nokia serta uang taruhan sebesar Rp. 10.320.000. dan pasal yang dikenakan terhadap tersangka yaitu Pasal 303 KUHPIDANA, Undang-undang Nomor 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian ancaman 10 tahun penjara,” tandas Reinhard. (Sabar Duha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.