Strategi Peran Pemuda didalam Literasi Digital 4.0 dengan Makna Pancasila dan Budaya

Rabu, 31 Maret 2022 pukul 13.00 – 16.00 WIB oleh Direktorat Jendeal Informasi dan Komunikasi Kominfo dan DPR RI mengajadakan Seminar dengan tema “Pemuda didalam literasi digital 4.0 dengan makna pancasila dan budaya.

MC membuka acara dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dipandu oleh dirigen serta menyaksikan penampilan tari tradisional oleh sanggar Jelantika Nusantara dengan judul tarian Singgeh Pengunten dari Lampung.

Setelahnya dilajutkan dengan pemberian informasi terkait doorprice yang diberikan kepada penanya terbaik dan MC memberikan kesempatan kepada moderator untuk memulai kegiatan seminar yang diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Bapak Ir. Alimin Abdullah selaku anggota komisi 1 DPR RI yang menyampaikan harapanya pemerintah kepada masyarakat memanfaatkan sarana yang telah disiapkan oleh pemerintah dan mempercepat penyebaran internet serta mebuat literasi digital dengan pancasila bagi masyarakat.

Dilanjutkan dengan pemaparan oleh narasumber Bapak Megel Jeksen dengan materi mengenai Peran Pemuda Dalam Literasi Digital 4.0
Peran Pemuda didalam Literasi Digital 4.0.

Menyampaikan dalam pemaparan materinya Indonesia diera Digital memiliki jumlah koneksi ponsel sebanyak 338,2 Juta koneksi dan pengguna internet 175,4 juta. Tantangan Dunia Digital yang muncul seperti kejahatan di dunia digital seperti perjudian dan penipuan.

Kita semua harus mewaspadai oleh dunia digital harus mengunakan secara cerdas untuk mewaspadai itu, agar Literasi Digital menjadi lebik baik dan bermanfaat lagi dalam dunia digital.

Literasi Digital yang baik apalagi sebagai pemuda harus memverifikasi informasi-informasi yang didapat agar tidak terdapat berita bohong.

Peran anak muda dihimbau memanfaatkan dunia digital dalam Literasi Digital untuk meningkatkan agar semakin kegunaan internet menjadi lebih bermanfaat lagi. Apa yang harus dilakukan para pemuda? beriskap hati-hati dalam menyebarkan informasi, karena pemuda lebih peduli akan informasi yang didapat.

Dalam beberapa kasus banyak penipuan dalam pembacaan data seperti identitas pribadi, jangan memberikan identitas pribadi kepada khalayak umum agar terhindar dari peniupuan data. Dengan Memperkuat Literasi Digital dengan cara memberantas berita-berita hoax, dengan membangun pemahan dan kolaborasi bersama-sama untuk Literasi.

Sebelum penutup dilakukan sesi tanya jawab oleh 6 orang penanya dengan kesimpulan bahw media digital itu harus digunakan sebaiknya, dan harus bisa mencakup nilai-nilai Pancasila dalm menggunakan sosial media terutama dalam literasi digital 4.0, masyarakat juga harus bisa menciptakan konten dan literasi digital yang bisa membangun khebinekaan dan juga pemberian clossing statement dari tiap narasumber.

Bapak Megel Jeksen, Dalam penggunaan alat sosial media, bisa mendorong pengetahuan alat yang baik. Kemudian tanggung jawab genrasi pemuda terutama pemerintah akan dunia digital, semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dapat terwujud oleh pemerintah agar menjadi lebih baik lagi.

Dilanjutkan dengan pemberian plakat oleh moderator kepada perwakilan narasumber dan juga salam penutup oleh MC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.