Ditemukan Dugaan SPj Fiktif Belanja BBM Rp181 di Pemkab Tapsel

Kantor Bupati Pemkab Tapsel
Kantor Bupati Pemkab Tapsel

Tapanuli Selatan, – Belanja pemeliharaan kenderaan dinas dan BBM pada Sekretariat Daerah Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) diduga tidak sesuai ketentuan sebagaimana temuan BPK tahun 2020 lalu sebesar Rp437 juta.

Ditemukan pertanggungjawaban belanja BBM pada Tiga SPBU di Padangsidimpuan menunjukkan terdapat bukti pembelian yang bukan dikeluarkan oleh SPBU tersebut dengan nilai Rp181 juta.

Baca juga: Mengejutkan, Diduga 3 Pesantren di Sumut Tidak Berizin Terima BOP dari Kemenag

Pengembalian Uang Negara Tidak Hapuskan Pidana, Ini Peran Audit BPK

Tidak hanya itu, BPK juga menemukan realisasi belanja pemeliharaan kendaraan dinas tidak sesuai kondisi senyatanya sebesar Rp197 juta lebih.

Kemudian juga terdapat realisasi belanja pemeliharaan kendaraan dibebankan kepada APBD sebesar Rp57 juta lebih, sementara kendaraan dinas tersebut yang dipinjam pakai oleh pihak lain.

Permasalahan tersebut tidak sesuai dengan Pasal 141 ayat (1) PP Nomor 2 Tahun 2019 yang menyebutkan bahwa setiap pengeluaran harus didukung bukti yang lengkap dan sah mengenai hak yang diperoleh oleh pihak yang menagih.

Terkait persoalan ini, deliknews.com telah berupya mengonfirmasi Bupati Tapsel, Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, via WhatsApp, Sabtu (16/4/22), namun belum merespon. Demikian juga dengan Sekda Pemkab Tapsel, Parulian Nasution, belum merespon konfirmasi.

Untuk diketahui soal tindak pidana berupa pemalsuan surat telah diatur dalam KUHPidana Pasal 263 ayat (2) menyebutkan bahwa barang siapa dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati, jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

Kemudian pasal 4 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, telah mengatur bahwa pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana korupsi.

(Darlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.