Ramadan, Joksyn Rilis 5 Varian Baru Bersama Anak Yatim

JAKARTA – Di Ramadan penuh berkah, Joksyn (Joker Kite Syndicate) kembali merilis 5 varian baru, yakni Joksyn Bang Jago, Joksyn Salome, Joksyn King Monster, Joksyn Black Monster dan Joksyn XXX Special For Player.

Peluncuran digelar secara sederhana, berbarengan dengan acara buka puasa bersama di markas Joksyn kawasan Cipayung Jakarta Timur, Jumat (22/4/2022),

Owner Joksyn, Moch Sjah Nur Hidajat mengatakan, 5 varian yang diluncurkan tetap mengusung bahan senar khas Joksyn, yakni senar impor. “Kami hadir dengan gelasan layangan berkualitas, karenanya produk-produk Joksyn tetap menggunakan bahan impor yang berkelas,” jelasnya di sela-sela acara.

Kendati berbahan impor, kali ini Joksyn juga menyertakan produk yang dipatok harga sangat miring, yaitu Joksyn Salome.

“Untuk Salome dengan panjang 2000 yard atau kelos bonit harganya di kisaran Rp 85 ribu hingga 140 ribu. Sedang kelos kayu dengan panjang 6000 – 6600 yard hanya Rp 235 ribu – 325 ribu,” beber Sjah Nur.

Dengan harga super murah itu, dia menjamin tidak akan mengurangi kualitas Gelasan Joksyn. “Itu sudah kami pikirkan, yang jelas kami ingin semua kalangan masyarakat di Indonesia maupun mancanegara bisa merasakan kedahsyatan Joksyn,” harapnya.

Sementara itu dalam peluncuran 5 varian Joksyn nampak hadir anak-anak yatim dari Griya Yatim dan Duafa Cibubur Jakarta, pelayang senior Yose Monas, Iyon haryono, Prima MM, Fery King Salman, Owner CTC Billy hingga komunitas layangan Waduk Munjul Cipayung dan agen Joksyn se-Jabodetabek.

Sebagai bagian dari tradisi, dalam kesempatan tersebut Joksyn menyerahkan sebagian keuntungan penjualan kepada Griya Yatim dan Dhuafa Cibubur Jakarta Timur. Secara simbolis, profit Joksyn diterima pengasuh Griya Yatim dan Dhuafa Cibubur, Ustadz Hermanto.

“Ini sudah kali ketiga kami datang kesini, semoga usaha benang gelasan Joksyn yang dirintis bapak Sjah Nur diberi kelancaran dan semakin maju terus ke depannya,” ujarnya.

Tak ketinggalan, anak-anak yatim Griya Yatim dan Dhuafa Cibubur turut mendapatkan berkahnya. “Mereka adalah anak-anak yang selalu menginspirasi kami untuk tetap semangat dalam meramaikan pasar gelasan layangan aduan Indonesia,” pungkas Sjah Nur.

Pelayang Senior Yose Monas ketika ditemui awak media usai acara menyambut baik upaya Joksyn dalam berkiprah di dunia layangan tanah air. Kendati baru berusia satu tahun, diakui bahwa Joksyn merupakan produk yang tangguh.

“Ini upaya positif, kami sambut dengan baik. Dengan kehadiran varian-varian baru Joksyn, tentu saja makin membuat gelasan Indonesia bervariasi. Kalau soal kualitas, nggak usah ditanya lagi deh,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.