BPK Temukan Indikasi Kerugian Daerah Ratusan Juta di Dinas Peternakan Sumbar

Ilustrasi
Ilustrasi

Padang, – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya indikasi kerugian keuangan daerah senilai Rp386.630.000,00 atas perjalanan dinas yang tidak sesuai kondisi senyatanya pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Pemprov Sumbar tahun 2021.

Peristiwa dugaan SPj fiktif ini bermula dari pelaksanakan penyediaan benih/bibit ternak dan hijauan pakan ternak yang sumbernya dari daerah provinsi lain oleh Dinas PKH Sumbar.

Baca juga: Soal Dugaan SPj Fiktif Dinas Peternakan, Gubernur Mahyeldi Bungkam

Setelah Sapi Kurus, Kini Ada Dugaan SPj Fiktif di Dinas PKH Sumbar

BPK menemukan bukti pertanggungjawaban perjalanan dinas, terdapat perjalanan dinas yang tidak dilaksanakan oleh Bidang Produksi dan Teknologi, namun biaya uang harian dan penginapan tetap dibayarkan sehingga tidak sesuai kondisi senyatanya sebesar Rp386.630.000.

Surat Perintah Tugas (SPT) tidak seluruhnya dilaksanakan oleh pelaksana perjalanan dinas dan daerah tujuan perjalanan dinas yang tertera pada SPT juga tidak sesuai dengan tujuan perjalanan dinas yang senyatanya.

SPj perjalanan dinas tersebut sudah dibayarkan Rp719.920.000 dan terdapat kelebihan pembayaran (diduga fiktif) Rp386.630.000, dari 17 orang pelaksana perjalanan dinas tersebut.

Deliknews.com telah berupaya mengonfirmasi Kadis PKH Sumbar, Erinaldi, via WhatsApp namun tidak tersambung diduga memblokir, dan via telepon tidak menjawab.

Demikian juga dengan Kepala Bidang Produksi dan Teknologi, Fandi, diduga memblokir, dan via telepon tidak menjawab.

Tidak sampai disitu, deliknews.com telah berupaya mengonfirmasi Gubernur Sumbar, Mahyeldi via WhatsApp, namun belum merespon hingga berita ini ditayangkan.

(Darlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.