Kominfo Gelar Diskusi Bertema Memajukan Budaya Indonesia Dengan Melek Digital

Jum’at, 22 April 2022 Pukul 15.00 – 17.00 WIB oleh Bakti Kominfo dan DPR RI mengajadakan Webinar dengan tema Kemajuan Budaya Dengan Melek Digital. Acara Webinar ini diisi oleh beberapa narasumber dan pemateri. Acara ini diawali dengan sambutan oleh Bapak Drs. Wiryanta, MA.,Ph.D selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Ditjen IKP, Kemkominfo. Beliau memaparkan materi yaitu :
Menyampaikan materi tentang mengembangkan budaya dengan mentransformasikan teknologi digital. Salah satunya adalah pada tarian yang mengandung makna yaitu cerminan hidup nilai-nilai yang berkembang.

Dengan adanya transformasi digital / adanya teknologi yang sekarang, kita harus memanfaatkan teknologi dengan mendorong kemajuan budaya, salah satunya pada seni itu sendiri, bagaimana masyarakat itu bisa melestarikan budaya tersebut dengan teknologi.

Para seniman yang akan mendorong budaya itu sendiri dengan mentransformasikan teknologi digital. Hal ini menguntungkan jika dimanfaatkan secara positif tanpa meninggalkan akar budaya tersebut.

Dilanjutkan oleh pemateri kedua yaitu Bapak Dimas Prakoso Akbar selaku Influencer/Founder Mazaara. Beliau menyampaikan bahwa digital itu adalah salah satu yg akan menjadi budaya di masa depan. Digital dan kebudayaan adalah 2 sisi yg saling membutuhkan dalam akselerasi dan bisa saling support dan bergantung satu sama lain.

Digital itu sangat penting untuk pengembangan budaya. Pertunjukan budaya akan semakin luas jangkauannya dengan adanya digitalisasi tanpa harus hadir ke tempat yg bersangkutan. Yang menjadi dasar dalam mengendalikan era digitalisasi adalah dengan menanamkan tentang tergantung apa yang dibutuhkan, bukan apa yang diinginkan.

Kita juga harus menyempurnakan yang sudah ada saat ini, salah satunya adalah melacak kecepatan informasi yang ada pada dunia digitalisasi. Selain itu, digitalisasi juga sebagai media yg mengontrol apa yang sedang terjadi di dunia.

Setelah itu dilanjutkan oleh pemateri ketiga yaitu Bapak Ir. A. Rizki Sadig, M.SI selaku Anggota Komisi I DPR RI dengan menyampaikan materi yaitu :
Digitalisasi bisa menjadi sarana pemerintah dalam mempertahankan nilai-nilai budaya masyarakat. Salah satunya tentang masalah batik, wayang, dll.

Hal ini bisa melalui konten-konten yang terdapat pada era digital yang kemudian menjadi sarana pemerintah dalam menjaga nilai-nilai historis dalam mengembangkan dan melestarikan budaya. Angkatlah konten-konten lokal yang ada pada sekeliling kita.

Baik itu konten masak, tarian, dan budaya yang lainnya. Jika masyarakat bisa mengapresiasinya, itu bisa menjadi salah satu promosi dan sarana pemerintah dalam menjaga nilai-nilai historis budaya.

Berdasarkan pemaparan materi tersebut maka dapat disimpulkan, menurut Bapak Drs. Wiryanta, MA.,Ph.D, dengan adanya transformasi digital / adanya teknologi yang sekarang, kita harus memanfaatkan teknologi dengan mendorong kemajuan budaya, salah satunya pada seni itu sendiri, bagaimana masyarakat itu bisa melestarikan budaya tersebut dengan teknologi. Selain itu, kesimpulan dari Bapak Dimas Prakoso Akbar yaitu digital sangat penting untuk pengembangan budaya, pertunjukan budaya akan semakin luas jangkauannya dengan adanya digitalisasi tanpa harus hadir ke tempat yg bersangkutan. Sementara kesimpulan dari Bapak Ir. A. Rizki Sadig, M.SI, yaitu jika masyarakat bisa mengapresiasi konten-konten lokal yang ada pada digitalisasi, itu bisa menjadi salah satu promosi dan sarana pemerintah dalam menjaga nilai-nilai historis budaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.